Merasa Tertipu, Nasabah Gugat Bank Salatiga 

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Nasabah PD BPR Bank Salatiga, lembaga keuangan milik Pemkot Salatiga meradang karena uang miliaran rupiah miliknya yang disimpan tidak bisa dicairkan.

Hal itu diungkapkan Sri Utari Husodo melalui kuasa hukumnya dari Tim Pengacara Kantor Advokat Heru Wismanto & Partner usai mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Salatiga, Kamis (19/7) siang.

“Kami mengajukan gugatan nasabah PD BPR Bank Salatiga yang dana simpanannya tidak bisa dicairkan,” kata Dwi Heru Wismanto Sidi SH MH didampingi Rezza Kurniawan SH, saat mendaftar gugatan di PN Salatiga, kemarin siang.

Menurut Heru, gugatan atas nama kliennya, Sri Utari Husodo, warga Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir Salatiga. Dalam kasus tersebut Sri Utari Husodo menyimpan dana tiga kali sejak Februari 2018 lalu.

Pertama, transfer dari Bank Bank Danamon sebesar Rp 1 miliar ke BPR Bank Salatiga yang dibagi dalam dua bilyet deposito berjangka, masing-masing sebesar Rp 500 juta. Kedua, pada Maret 2018 menambah deposito sebesar Rp 100 juta dan diambil langsung Kepala Sub Bagian Kredit PD BPR Bank Salatiga, Sunarti. Ketiga, pada April 2018 menambah lagi deposito sebesar Rp 100 juta yang juga diterima oleh Sunarti.

Saat jatuh tempo 6 Mei lalu, Sri Utari Husodo bermaksud mencairkan dana miliknya namun ternyata tidak bisa mencairkan. Bahkan ia mendapatkan keterangan bahwa bilyet deposito yang dipegang oleh Sri Utari Husodo, palsu dan salah satu deposito sudah dicairkan.”Klien kami kaget dan juga berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan, tetapi tidak ada realisasi,” kata Heru Wismanto.

Adapun gugatan tersebut diajukan kepada empat pihak, yakni PD BPR Bank Salatiga, Pemkot Salatiga sebagai pemilik BUMD PD BPR Bank Salatiga, dan dua staf yakni Sunarti dan Herlina Praranta.  Heru menggugat agar uang klien bisa dikembalikan. Selain itu juga menyatakan ada kerugian imateriil senilai Rp 2 miliar.

“Apapun dalihnya, kita mengetahui semua itu adalah Bank Salatiga. mulai dari karyawan sampai dengan transferan pun kita lakukan dengan rekening bank tersebut. kami hanya minta tanggung jawab,” tegas Heru.

Sementara itu Direktur Utama PD BPR Bank Salatiga, M Habib Shaleh mengatakan, pihaknya telah memecat dan melaporkan dua orang karyawan ke Kejaksaan Negeri Salatiga. Laporan ke Kejari Salatiga atas dugaan tindak korupsi yang dilakukan dua orang mantan karyawan yakni Sunarti dan Wakil Direktur, Dwi Widianto. Kedua mantan stafnya itu dilaporkan ke Kejari Salatiga, karena PD BPR Bank Salatiga merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Salatiga.

Habib menjelaskan bila selama ini dua bilyet deposito berjangka masing-masing sebesar Rp 500 juta yang dipegang Sri Utari Husodo merupakan palsu.

Bilyet deposito yang asli dipegang oleh Sunarti. Satu bilyet deposito diketahui dicairkan secara pribadi oleh Sunarti. Lalu uang tambahan deposito masing-masing Rp 100 juta dengan total Rp 200 juta yang diserahkan langsung oleh Sri Utari Husodo tidak ada yang masuk ke sistem PD BPR Bank Salatiga, alias digelapkan oleh pelaku (Sunarti). Bila persoalan ini sudah selesai termasuk penyidikan di Kejari selesai, akan mencairkan deposito milik Sri Utari Husodo. (sas/bas)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -