31 C
Semarang
Jumat, 27 November 2020

Lawan Hoax Lewat Komik

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Dua dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) Udinus, Godham Eko Saputro  beserta Toto Haryadi, memiliki cara unik untuk melawan pemberitaan palsu (hoax) yang marak di sosial media (medsos). Yakni melalui komik strip yang mengusung kombinasi unsur satir atau menyindir dan unsur komedi.

Maraknya berita hoax yang sering beredar di berbagai macam sosmed membuat 2 dosen tersebut merasa sangat prihatin. Oleh karenanya keduanya berinisiatif untuk bekerjasama dan membuat strategi untuk dapat melawan balik berita hoax.

“Sejak Pilpres 2014 itu saya lihat banyak sekali berita-berita palsu yang ada di sosmed, bagi saya dan Toto itu sangat memprihatinkan, karena dapat merusak perilaku sosial masyarakat terutama generasi muda,” ucap Godham Eko Saputro pada Jawa Pos Radar Semarang.

Godham menambahkan, maraknya berita palsu atau hoax dapat mengakibatkan penggiringan opini yang tidak sesuai fakta, sehingga beresiko menimbulkan kegaduhan dan fitnah di lingkungan masyarakat, ucapnya. Dirinya juga mengatakan, penyebaran Hoax biasanya mempengaruhi generasi muda yang masih dalam proses pendewasaan, hal itu membuat mereka mudah untuk dihasut dan dipengaruhi.

Adanya fenomena Click Bait juga semakin membuat Godham dan Toto semakin khawatir akan penyebaran Hoax yang terjadi di lingkungan masyarkat, Click Bait merupakan suatu cara yang dilakukan oleh oknum tertentu dengan cara membuat konten berita yang kontroversial, sehingga masyarakat tertarik dan mengunjungi situs pemberitaan tersebut, namun fakta yang disajikan ternyata berbeda dengan kenyataan. Hal tersebut membuat si pemilik Website mendapatkan royalty dari Iklan yang sudah dikunjungi oleh para netizen yang terjebak.

“Melihat fenomena sosial tersebut, kami berusaha merespon dengan keahlian kami di bidang DKV, yaitu dengan membuat kampanye perlawanan terhadap hoax melalui media Komik Strip,” katanya. Ia juga menambahkan, pemilihan media Komik Strip dinilai sangat efektif untuk disebar melalui sosmed yang dianggap sarang hoax.

Dirinya juga mengatakan, dengan adanya sosialisasi Komik Strip ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar tidak terlalu mudah percaya akan berita yang tidak jelas sumbernya. Sekaligus perancangan Komik Strip ini menjadi bahan yang digunakan untuk merancang Jurnal Ilmiah, hal tersebut sudah menjadi kewajiban setiap Dosen, sesuai dengan aturan Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi). (cr2/zal)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...