33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

PKPI Tidak Ikut Pileg

Di Wonosobo, Temanggung dan Kota Magelang

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk tingkat kabupaten/kota, Selasa (17/7) pukul 24.00 WIB. Ternyata, tidak semua partai mendaftarkan kadernya untuk bisa ikut serta dalam Pemilu Legislatif 2019 mendatang.

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tercatat paling banyak tidak mendaftarkan bacalegnya ke KPU. Partai yang dipimpin Ketua Umum Diaz Faisal Malik Hendropriyono ini tidak memasukkan daftar nama bacaleg ke KPU Kabupaten Wonosobo, Temanggung dan Kota Magelang.

Kepala Biro Humas dan Sosialisasi Pemilu KPU Wonosobo Nurul Mubin menjelaskan, hingga penutupan, total ada 510 bacaleg dari 15 parpol peserta pemilu. PKPI merupakan satu-satunya parpol yang tidak mendaftarkan bacaleg. KPU akan memeriksa berkas seluruh bacaleg dan bisa dilengkapi bila ditemukan masih ada kekurangan. “Masa perbaikan untuk berkas akan kami tunggu hingga 30 Juli besok. Perbaikan itu bukan berkas pencalonan, tapi berkas per caleg,” katanya.

Di KPU Temanggung, ada 2 partai yang tidak mendaftarkan bacaleg. Yakni PKPI dan Partai Garuda. Komisioner KPU Temanggung Yami Blumut menjelaskan, ia sudah mencoba berkomunikasi dengan pengurus PKPI dan Partai Garuda. Tapi sampai pendaftaran ditutup, pengurus kedua parpol tersebut tidak ada yang datang ke KPU. Alasan utama pengurus parpol tidak mendaftarkan bacaleg karena ada persoalan internal parpol.

Mendengar alasan tersebut, KPU tidak dapat mencampuri urusan mereka. “Biarlah permasalahan itu diselesaikan parpol yang bersangkutan. Karena tidak ada yang mendaftar maka mereka tidak ikut pemilu legislatif tingkat Kabupaten Temanggung,” katanya.

Ketua KPU Temanggung Sujatmiko menambahkan terdapat 14 parpol yang mendaftarkan bacaleg di KPU Temanggung. Total ada 424 orang bacaleg yang tersebar di 6 daerah pemilihan.

Di Kota Magelang, PKPI juga menjadi satu-satunya parpol yang tidak mendaftarkan bacaleg. “PKPI memang sejak awal tidak datang dan tidak ada yang mengurusi. Dan sepertinya hampir di semua daerah di Jawa Tengah seperti itu,” kata Komisioner KPU Kota Magelang, Singgih Hardjanto.

Sementara di KPU Kabupatem Magelang, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak mengirimkan bacaleg untuk mengikuti Pemilu Legislatif 2019. Ketua KPU Kabupaten Magelang Afiffudin menjelaskan, pengurus Partai Hanura sempat melakukan konsultasi pada hari-hari awal pendaftaran dibuka. Namun demikian, konsultasi tersebut tidak ditindaklanjuti dengan pendaftaran. (cr1/jpg/ton)

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Tolak Uang, Minta Bendungan

KAJEN – Warga Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Tegaldowo, Kecamatan Tirto, yang menjadi korban banjir dan rob, menolak bantuan uang dari donatur, termasuk Bupati Pekalongan...

Zaenudin Kembangkan Batik Tiga Negeri Wonopringgo

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Ketika menyebutkan batik tiga negeri, tidak semua orang tahu dan mengenal jenis batik ini. Karena batik ini merupakan salah satu masterpiece...

28 Guru PAUD Terima Biaya Kuliah

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Sebanyak 28 guru PAUD Kota Salatiga mendapatkan tambahan biaya kuliah strata 1 sebesar Rp 3,4 juta. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh...

BRT Tawang-Bawen Beroperasi Juli

UNGARAN – Bus Rapid Transit (BRT) koridor 1 rute Stasiun Tawang – Bawen beroperasi Juli 2017. Bersamaan dengan pengoperasian tiga koridor lain, yakni koridor...

Tindak Tegas PKL Bandel

SEMARANG - Puluhan pedagang Pasar Johar yang ’kabur’ dari tempat penampungan sementara kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dan menempati Jalan Beteng, akhirnya ditindak...

1 Suro, Pengunjung Gunung Tidar Membludak

MAGELANG – Malam Suro atau 1 Muharram 1439 Hijriyah, Gunung Tidar ramai para pengunjung yang ingin berziarah. Pengelola tempat wisata spiritual tersebut mencatat jumlah...