33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

PKPI dan Garuda Tak Daftarkan Bacaleg

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Dua partai politik yaitu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Garuda resmi tidak mendaftarn bacalegnya dalam pemilihan anggota legislatif di Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.

Hal ini, karena kedua partai tidak melakukan pendaftran hingga waktu ditutup pada Selasa pukul 24.00 WIB.“Di KPU Kota Pekalongan dua partai tidak daftar caleg, yaitu PKPI yang memang tidak ada kepengurusan serta partai Garuda,” jelas Ketua KPU Kota Pekalongan M Basir, Rabu (18/7).

Ditambahkan Basir, dari semua partai yang sudah daftar, hampir sebagian besar mendaftar di hari terakhir, atau Selasa (17/7), antara lain Perindo, PAN, PKS, PDIP, Demokrat, Gerindra, PPP, PSI dan teakhir PKB. Pada di hari Senin (16/7) sebelumnya tercatat baru 4 partai yang mendaftar, Golkar, Berkarya, Nasdem dan Hanura.

Hal yang sama juga berlaku di Kabupaten Batang, dua partai PKPI dan Garuda ditunggu hingga waktu terakhir tidak melakukan pendaftaran. Walaupun keduanya memiliki kepengurusan di Batang, namun tidak ada bacaleg yang mendaftar.

“Pendaftar masih didominasi partai lama, yang rata-rata hampir memenuhi kuota, seperti PDIP, PKS, Golkar dan partai besar lain. Namun Partai baru hanya berani mengajukan calon sedikit,” jelas Ketua KPU Batang Adi Pranoto, Rabu (18/7).

Disebutkan Adi, seperti PSI hanya mendaftar 3 orang dalam satu Dapil di Dapil 2, kemudian PBB yang kemabali ikut Pileg hanya mendaftarkan 6 orang, partai baru yang lebih berani Perindo memiliki 16 bacaleg. Serta ada partai Berkarya yang banyak dihuni orang-orang pensiunan ada 9 orang.

Dari bacaleg yang sudah mendaftar, kemudaian akan dilakuakn verifikasi data dalam sehari penuh. Kemudian para bacaleg akan diminta melengkapi berkas yang kurang ditnggu hingga 29 Juli 2018. Jika melebih batas waktu yang sduah ditetapkan,maka bacaleg dianggap gugur dan tidak bisa ikut pemilihan.

Sementara hingga Rabu (18/7) dini hari kemarin di Kabupaten Pekalongan hanya 14 parpol yang mengikuti Pileg dari total 16 parpol yang ada. Total bacaleg yang diterima oleh KPU Kabupaten Pekalongan sebanyak 431 orang.

14 parpol yang telah mendaftar di KPUD Kabupaten Pekalongan adalah Nasdem, Demokrat, PDI Perjuangan, Partai Bulan Bintang, PKS, PKB, Gerindra, Golkar, Hanura, Berkarya, PPP, PSI, PAN, Perindo dan yang tidak mangajukan pendaftaran caleg adalah partai PKPI dan Partai Garuda.

“Untuk pemenuhan kekurangan persyaratan bakal calon diberikan kesempatan mulai tanggal 22 hingga 31 Juli 2018. Adapun tahapan selanjutnya adalah penyusunan daftar calon sementara yang akan diumumkan kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan dan masukan,” ungkap Mudatsir. (han/thd/bas)

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Diterjang Angin, Atap Kelas Hilang

TEMANGGUNG- Beberapa rumah warga di Kecamatan Ngadirejo Temanggung rusak akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (8/3). Bencana tersebut terjadi di Dusun Gandu Desa Gondangwingun...

Kabaret Cosplay Sambut Imlek

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -Jika biasanya cosplay ditampilkan dalam acara berbau Jepang, sejumlah pemuda yang tergabung dalam tim cosplay Pejuang Semawis justru digunakan untuk menyambut tahun baru...

Meriah, Lomba Masak Nasi Goreng

SEMARANG - Lomba 17-an yang digelar Yayasan Panti Asuhan Katolik (YPAK) Semarang berlangsung meriah. Kegiatan dalam rangka menyemarakkan  HUT RI ke-72 ini diperuntukkan bagi...

Pemanasan Taekwondoin Jateng Sebelum POPNAS

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng bersama Universitas Semarang (USM) akan menggelar kejuaraan taekwondo yang cukup bergengsi tahun ini. Bahkan boleh dikatakan kejuaraan...

Traktor Bantu Petani Mengolah Sawah

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Puluhan kelompok tani di Kabupaten Magelang mendapatkan bantuan traktor dan pompa air di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang. Bantuan dari...

Sistem Jemput Bola, Percepat Rekam Data E-KTP

UNGARAN–Percepatan proses rekam data E-KTP terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang. Percepatan ini, menyasar usia 17 tahun ke atas di...