33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Lumpuh, Tewas Terbakar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN – Nasib tragis menimpa Khasan, 67, warga Desa Kebonsari RT 03 RW 01, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Jiwanya tak bisa diselematkan ketika api membakar rumahnya, Rabu (18/7) dini hari.

Salah seorang tetangga korban, Purwaningsih, 47, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Purwaningsih yang mendengar suara letupan kecil segera membangunkan Muhdi, 45, dan mencari sumber letupan. Ternyata suara tersebut berasal dari kebakaran di rumah korban.

Mengetahui hal itu mereka berteriak membangunkan tetangga yang lain untuk memadamkan api yang membesar. Namun sayang, saat api bisa dipadamkan, nyawa Khasan tidak tertolong.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Petanahan AKP Masngudin menjelaskan, Khasan yang sakit dan menderita lumpuh itu hidup sebatang kara di rumahnya.

“Kami menduga penyebab kebakaran akibat adanya arus pendek dan api segera membesar karena sebagian besar bahan bangunan terbuat dari kayu. Dan setelah kami identifikasi, jenasah korban sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.” jelas Masngudin. (jpg/ton)

Berita sebelumyaDua Drum Ciu Disita
Berita berikutnyaUsulkan Penambahan 154 ASN

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Simpan Data Pemilu 1955

SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP), Kamis (30/3). RPP menempati sebuah ruangan di kantor KPU Kota Semarang....

Sebulan, 11 Tiang PJU Pantura Rusak

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tingkat kerusakan tiang penerangan jalan umum (PJU) di jalur pantura, cukup tinggi. Dalam sebulan saja, sudah ada 11 tiang PJU di...

Dorong Guru TPQ Dapat Perhatian Maksimal

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Keberadaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) maupun tenaga pendidiknya harus mendapat perhatian maksimal dari pemerintah. Sebab keberadaannya sangat memberi arti dalam membangun...

Makan Diberi Warga, Sempat Viral di Medsos

Keluarga asal Afganistan pencari suaka telantar di depan kantor Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang. Ia sempat viral di media sosial Facebook, karena tinggal selama...

Tanamkan Karakter dan Visi Hidup

RADARSEMARANG.COM - Kesibukan yang harus dilakukan Kastolani selaku wakil rektor dan suami sekaligus ayah dua anak tentunya cukup padat. Sejak mempersunting dr Mulyaningsih pada...

Kecamatan Polokarto dan Mojolaban Diterjang Angin Ribut

RADARSEMARANG.COM, SUKOHARJO – Sejumlah desa di Kecamatan Mojolaban dan Polokarto diterjang angin ribut pada Senin (28/10) sore. Angin ribut merobohkan sejumlah pohon dan rumah warga. Dilansir...