33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Hormati Jasa Para Tokoh Pendahulu

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Ziarah dan tabur bunga ke makam pendiri, tokoh dan ulama Wonosobo menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Wonosobo, Rabu (18/7). Ada 6 makam yang menjadi peristirahatan terakhir para pendiri Wonosobo diziarahi oleh Bupati, Wakil Bupati beserta segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pejabat di lingkup Pemkab Wonosobo.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Wonosobo Didik Wibawanto mengatakan, ada 6 kelompok yang masing-masing berziarah ke makam Tumenggung Jogonegoro di Pakuncen, Selomerto, makam Tumenggung Selomanik di Kaliwiro, dan makam Bupati Mangunkusumo, di Ketinggring, Kecamatan Wonosobo.

“Tiga makam lainnya, yang juga diziarahi, berturut-turut adalah makam KH Muntaha di Desa Deroduwur, Mojotengah, KH Asmorosufi di Sapuran, dan makam H Abdul Fatah di Desa Tegalgot, Kepil,” katanya.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo saat memimpin ziarah di makam KH Muntaha menyampaikan, kegiatan ziarah makam tersebut merupakan tradisi tahunan menjelang digelarnya peringatan Hari Jadi Wonosobo. Selain untuk mendoakan arwah para pendiri, ziarah makam tersebut juga dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan generasi penerus, akan keberadaan makam-makam penting bagi Wonosobo.

“Acara ini juga merupakan salah satu wujud penghormatan atas jasa-jasa dan pengorbanan para pendahulu, sebab jika masyarakat menghormati para pendahulunya maka generasi di masa depan juga akan menghormati generasi saat ini,” katanya.

Di hadapan rombongan peziarah, Bupati meminta agar ziarah ini tidak hanya sebatas jadi kegiatan seremonial semata, melainkan harus benar-benar diresapi maknanya untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam membangun KabupatenWonosobo ke depan.

Sementara untuk ziarah Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Setjonegoro, atau yang juga dikenal dengan nama Muhammad Ngarpah dan istrinya, R Ay T Setjonegoro di pemakaman umum Dusun Kauman, Desa Payaman Magelang akan dilaksanakan Kamis (19/7) ini. (ali/ton)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengusaha Keluhkan Vila Pribadi yang Dikomersialkan

UNGARAN–Keberadaan vila pribadi yang beralih fungsi menjadi hunian komersial banyak dikeluhkan oleh para pengusaha hotel di Kabupaten Semarang. Vila pribadi yang banyak dimiliki oleh...

Dua Begal Motor Dibekuk 

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Tim Leopard Polres Pekalongan berhasil menangkap dua pelaku begal yang beraksi di jalan Sindoro tepatnya di belakang masjid Al-Mutharom Kabupaten Pekalongan....

Keluar dari Bui, Nyabu, Dibekuk

TEMANGGUNG—Tak lama keluar dari penjara, Bagus Eko Priambodo (BEP), 46, warga Kampung Padangan, Kelurahan Temanggung I, Kecamatan Temanggung, harus kembali berurusan dengan hukum. Ia ditangkap...

Dongkrak Okupansi, Kenalkan Wisata Cirebon

SEMARANG – Manajemen dua hotel asal Kota Cirebon, yakni Hotel Santika Cirebon dan Amaris Cirebon, mengusung misi mengenalkan potensi wisata Kota Udang. Cara tersebut...

HMI Diharapkan Bela Kepentingan Masyarakat

SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto berharap Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Salatiga turut aktif dalam menjaga kerukunan masyarakat Kota Salatiga. "Sebagai organisasi yang...

Kunjungan Pocari Sweat

BRANDCOMM Pocari Sweat Semarang, Dira Putri Januarti, saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, kemarin (17/3). Dira diterima Pemimpin Redaksi...