Gula Semut Go International

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Usaha pembuatan gula semut di Kabupaten Purbalingga diklaim berkontribusi menyumbang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 8 persen. “Gula semut ataupun gula kelapa di Purbalingga sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari usaha tersebut sudah bisa berkontribusi menyumbang angka IPM Purbalingga sebesar 8 persen,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidik Purwanto saat kegiatan bimbingan teknis pelaku usaha gula semut di eks Karesidenan Banyumas.

Sidik secara berkala melakukan komunikasi dengan Disperindag Provinsi dan pembeli dari luar negeri. Hal ini dilakukan agar gula semut bisa bertahan di pasar internasional. “Dalam waktu dekat, usahakan agar para kepala daerah mau untuk mempromosikan gula semut. Mudah-mudahan dengan intervensi dari para kepala daerah, pamor gula semut akan semakin terangkat,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan sertifikasi kepada para pengolah gula. Serta menganggarkan Rp 600 juta bagi penderes di 7 kecamatan penghasil gula kelapa. “Kami juga akan berusaha agar gula semut mendapat brand yang mampu bersaing, serta melakukan penetrasi pasar dan memfasilitasi modal bagi pelaku usaha gula semut,” imbuhnya.

Sementara itu, permintaan ekspor 200 ton gula semut ke luar negeri belum terpenuhi. Perwakilan Disperindag Provinsi Jateng Priyo Jatmiko mengatakan, tingginya permintaan pasar luar negeri disebabkan mereka sudah sangat paham akan manfaat kesehatan dari gula semut. Pengolahan gula semut yang tanpa bahan kimia menjadi komoditas yang sangat diminati. “Khususnya di Hongkong, Kanada, Timur Tengah, dan Jerman. Tingginya permintaan ekspor gula semut harus dibarengi dengan standarisasi dari dinas terkait sehingga produk yang dihasilkan tidak mengecewakan,” jelasnya. (tya/jpg/ton)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -