31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Pemadaman Terkendala Aliran Listrik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebuah pabrik styrofoam yang berlokasi di Lingkungan Idustri Kaligawe (LIK), Kecamatan Genuk, ludes terbakar, Rabu (18/7).

Pabrik dan gudang tersebut milik  CV Mitra Sejati Foamindo Semarang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat karyawan pabrik sedang beristirahat. Saksi melihat titik api berasal dari gudang. Api cepat menjalan karena barang-barang di dalam pabrik memang mudah terbakar. Belum diketahui secara pasti penyebab api, namun diduga karena arus pendek listrik.

“Tadi saya sedang di kantor dan dikabari karyawan kalau pabrik terbakar, sampai sini api sudah besar,” ungkap pemilik CV Mitra Sejati Foamindo, Roni Gunawan saat ditemui dilokasi kejadian.

Api yang makin membesar membuat panik karyawan dan langsung berhamburan keluar tanpa sempat menyelamatkan barang-barang berharga.

“Jumlah kerugian pasti belum tahu, hangus semua. Penyebab pastinya belum tahu persis,” katanya.

Menurutnya, proses pemadaman sendiri terkendala arus listrik yang masih menyala. “PLN terlalu lambat. Sudah ditelepon beberapa kali tetapi listrik tidak juga dipadamkan. Pemadam sampai menganggur setengah jam di lokasi, tidak bisa memproteksi atau memadamkan api,” keluhnya.

Sementara, Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Suwarto, membenarkan adanya kendala dalam proses pemadaman. Pihaknya tidak dapat mengambil tindakan dengan menyemprotkan air ke titik api saat listrik masih menyala, karena terlalu berisiko.

“PLN sulit untuk dihubungi. Kalau langsung memadamkan api saat listrik dalam keadaan hidup, kami tidak berani. Itu membahayakan petugas karena arus listrik bisa tersengat lewat air,” tegasnya.

Saat menerima laporan pada pukul 14.15 langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Tapi ternyata api semakin membesar, hingga akhirnya menambah armada. “Awal tiga unit kami luncurkan, setelah melihat asap dan api yang membumbung tinggi, kami tambah armada. Total ada delapan armada,” jelasnya.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku kurang lebih satu jam. Meski di tengah pemadaman sempat ada percikan api yang diduga karena masih adanya arus listrik. Namun hal itu bisa diatasi oleh petugas dengan cepat. (mha/zal)

Latest news

Related news