33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

SMA N 6 Tegaskan Tak Wajibkan Beli Seragam

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kepala SMA N 6 Semarang, Lukita Yuniati menegaskan jika pihak sekolah tidak mewajibkan orang tua siswa untuk membeli seragam di koperasi sekolah.

Ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Lukita mengatakan jika pihak sekolah membebaskan orang tua siswa untuk membeli seragam dimanapun. “Tidak ada anjuran atau imbauan, kami membebaskan orang tua siswa untuk membeli seragam dimanapun,” tegasnya.

Terkait pemberitaan Jawa Pos Radar Semarang sebelumnya, Lukita menjelaskan selebaran terkait seragam dilakukan lantaran banyak orang tua siswa yang menanyakan terkait seragam kepada guru. Sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menyebar brosur atau selebaran ketika daftar ulang pada Kamis dan Jumat lalu. “Itu dijawab dengan lisan, karenanya kami menyebar brosur, agar lebih memudahkan, namun itu bukanlah hal yang wajib dibeli di sekolahan,” terangnya.

Menurut dia, tidak ada kekisruhan dari orang tua siswa terkait selebaran tersebut. Bahkan dirinya berdalih harga seragam yang ada tidak semahal yang dibayangkan. “Mungkin itu kebingungan orang tua siswa saja, terkait harga menyesuaikan ukuran, biaya total Rp 1,7 juta tersebut untuk bahan seragam ukuran XXL, dan dibandingkan yang lainnya lebih murah,” ucapnya.

Pada hari pertama sekolah Senin (16/7) pagi, orang tua siswa memang diminta datang kesekolah untuk mengantarkan anaknya. Pada hari itu juga banyak orang tua siswa yang datang ke koperasi sekolah untuk menanyakan terkait seragam sekolah. “Mungkin karena terlalu ramai dan koperasinya kecil, sehingga harus antre. Tapi bukan kisruh dan tidak ada masalah,” tegasnya.

Sementara itu Chandra, salah satu orang tua siswa menuturkan jika dirinya memilih membeli seragam disekolah karena lebih murah. Keputusannya untuk membeli di sekolah pun diambil tanpa paksaan dari pihak sekolah. “Saya beli di koperasi karena lebih murah, total biaya yang saya keluarkam sekitar Rp 1,5 juta untuk ukuran L, itu sudah lengkap degan atribut, kaos olahraga dan training,” jelasnya.(den/zal)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Membangun Perilaku Entrepreneur Pada Siswa SMK

RADARSEMARANG.COM - DATA lulusan SMK yang menjadi penyumbang angka pengangguran saat ini membuat mata kita terbelalak. Slogan SMK yang berbunyi: SMK Bisa, Siap Kerja,...

SDIT Izzatul Islam Raih USBN Tertinggi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA-Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Izzatul Islam Getasan berhasil meraih peringkat satu SD/MI se-Kabupaten Semarang dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) berdasarkan nilai...

Mencicipi Makanan Ketika Puasa

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Warahmatullah Bapak Kyai Ahmad Izzuddin yang saya muliakan, di Bulan Ramadhan ini banyak sekali para penjual makanan di pinggir jalan ketika menjelang...

Selamat Datang 16 Besar

SEMARANG – Tim PSIS Semarang akhirnya berhasil memastikan satu tempat di babak 16 besar ajang Liga 2. Kepastian itu mereka dapat setelah berhasil menang...

Petani Salatiga Diasuransikan

SALATIGA – Petani asal kota Salatiga akan mendapatkan jaring pengaman dan kesejahteraan dari pemerintah. Mulai dari asuransi kesehatan dan jiwa, kredit usaha petani hingga...

Aglio Olio Paling Laris

Bagi pecinta pasta di Semarang, tidak ada salahnya mencoba menu yang ada di Pezta Pasta & Steak Kitchen. Pasalnya, di kafe ini dapat dijumpai...