33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Tim Robotik Unissula Juara Tingkat Nasional

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dua tim robotik dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro dan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, menjadi juara nasional di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018.

Kedua tim tersebut bernama D’aveccena 2.8 dan URT Rosso yang bersaing dengan tim robotik perguruan tinggi dari berbagai daerah di Tanah Air, yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sejak 10 Juli sampai 13 Juli 2018.

Tim D’aveccena 2.8  bertanding di Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) dengan anggota Indrajit Pratama, Aji Prayitno, dan Ari Setiawan, serta Eka Nuryanto Budisusila ST MT sebagai pembimbing.

Sedangkan tim URT Rosso bertanding pada divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) yang terdiri atas Junido Ardalli, Daniyah, Eka Kulana Pambudi, Susilo, La Ode Muhamad Idris, Arinan Najah Putra, serta Danang Hendrawan, dengan pembimbing Bustanul Arifin ST MT.

Kedua tim robotik Unissula tersebut sebelumnya lolos ke tingkat nasional setelah menjuarai dan ditetapkan sebagai wakil resmi region III yang terdiri atas Jateng, DIJ dan Kalimantan, di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) beberapa waktu lalu.

Sementara itu di ajang KRI tingkat nasional di UMY, kedua tim robotik ini mempersembahkan penghargaan tertinggi, seperti yang pernah ditorehkan oleh tim robotik Unissula sebelumnya.

Pembimbing tim roboti Eka Nuryanto mengaku sejak menjadi juara di KRI region III, tim robotik KRPAI dan KRSBI telah mempersiapkan diri dalam menghadapi kontes robotik level nasional. Bahkan mulai dari pembenahan mekanik, sistem dan komponen elektronik, program perangkat lunak, hingga strategi dalam berlaga. “Jadi persiapan ini berdasarkan evaluasi pada kontes regional serta inovasi pengembangan teknologi,” ujarnya.

Dan tim robotik ini, tambahnya, telah melakukan persiapan fisik dan psikologis personel tim. Termasuk berusaha memohon dukungan dan doa dari anak yatim dan para pengasuhnya. Selain itu, secara periodik dilakukan koordinasi seluruh tim dan pembimbing, untuk menyamakan persepsi dan membangun kekompakan tim, yang terdiri atas tim inti, tim mekanik serta tim pendukung yang saling bahu membahu.

Dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula, Dr Sri Arttini Dwi Prasetyowati mengatakan bangga dengan prestasi yang telah diukir oleh mahasiswanya dari tim Unissula Robotic Team (URT) Robot Soccer (Roso) dalam ajang KRI 2018.

Selain itu, imbuhnya, sudah ada dua mahasiswa yang diundang ke SMA-SMA untuk mengajarkan robotik sehingga banyak sekolah dan universitas lain datang untuk belajar membuat robot di kampus Unissula. “Anak-anak ini banyak diundang ke SMA-SMA di Kota Semarang untuk mengajari bagaimana membuat robot,” paparnya. (hid/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ida Kunjungi Pabrik Sritex

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziyah menyatakan titip salam kepada keluarga ribuan pekerja PT Sri Rejeki Isman, Tbk, Sukoharjo. Hal itu disampaikan...

Pemkab Semarang Kekurangan Tenaga Pendidik

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pemkab Semarang saat ini belum menerima surat edaran resmi terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Kepala Badan Kepegawaian Daerah...

Garap Beton Jalan dan Rehab Rumah

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Mergowati Kecamatan Kedu menghabiskan dana Rp 677 juta. Dana itu berasal dari APBD...

Dikira Bom, Ternyata Pakaian dan Bakpia

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN—Benda mencurigakan yang diduga bom sempat menggegerkan warga di sekitar Jalan Guyangan-Petanahan Kebumen, tepatnya di Desa Adikarto Kecamatan Adimulyo, Kamis (22/2) sekitar pukul...

Diyakini Ada Makam Salah Satu Pendiri Wonosobo

Masjid Al Manshur Wonosobo selalu ramai pengunjung baik pada hari-hari biasa, pengajian selapanan hingga hari-hari besar keagamaan. Masjid yang berada di Jalan Masjid Nomor...

Rekapitulasi Diwarnai Demo dan Interupsi

SALATIGA - Aksi unjuk rasa mewarnai kegiatan rekapitulasi perhitungan suara pemilihan wali kota (Pilwalkot) Salatiga tingkat kota yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di...