33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

Terus Sosialisasikan Program JKN-KIS

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga memberikan sosialisasi JKN-KIS kepada 228 orang peserta dari unsur ASN yang terdiri dari unsur lurah dan camat serta RW se-Kota Salatiga. Hal ini dipandang perlu, karena progam ini akan sangat membantu masyarakat dalam menggunakan fasilitas kesehatan.

“Kami apresiasi kegiatan sosialisasi JKN-KIS bisa digelar oleh Pemerintah Kota Salatiga. Jaminan kesehatan ini nantinya akan sangat membantu dengan pemahaman yang baik dari masyarakat, “ ujar Wakil Wali Kota, H. Muh Haris saat memberikan sambutan dalam sosialisasi tersebut di Ruang Kaloka Lantai 4 Gedung Setda Pemkot Salatiga, Senin (16/7).

Menurutnya, pencanangan program JKN-KIS ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kepada rakyat. Program JKN-KIS yang baru diimplementasikan selama 4,5 tahun tersebut, dan tanpa waktu lama telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik terhadap
pelaksanaan, maupun terhadap pelayanan kesehatan yang ada.“Dengan demikian, masyarakat akan lebih paham tentang program JKN-KIS, dan konflik antara fasilitas kesehatan dengan peserta akan dapat diminimalisir,” bebernya.

Haris mengajak semua peserta sosialisasi bisa mengikuti kegiatan ini mulai dari awal hingga akhir acara. Karena sebagai ujung tombak dari Pemerintah Kota Salatiga yang sehari-harinya bersentuhan langsung dengan masyarakat, hal ini perlu perhatian bersama-sama.

“Bapak Ibu peserta jadi akan benar-benar tahu dan memahami kriteria dari JKN-KIS, khususnya tentang prosedur pelayanan, hak dan kewajiban peserta, serta kondisi atau kasus yang tidak dijamin oleh JKN. Sehingga ada kesepahaman bersama,” jelas Haris.

Sosialiasasi JKN-KIS ini diikuti oleh 228 orang yang terdiri dari perwakilan para camat, para lurah atau yang mewakili dan ketua RW se-kota Salatiga. Selain itu juga digelar dialog dengan menghadirkan para narasumber yang berkompenten seperti dr Parasit Al-Hakim selaku kepala bidang pelayanan kesehatan dan sumber daya kesehatan Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan Rofig Nugroho dari BPJS kesehatan Kota Salatiga.

Sebagai informasi  kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar Rp 152,2 triliun, dan di tahun 2021 bisa mencapai Rp 289 triliun. Program JKN juga telah membantu meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia hingga 2,9 tahun. Hal ini
dikarenakan adanya jaminan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan sakit (preventif), pengobatan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif), termasuk obat-obatan dan bahan medis habis pakai. (sas/bas)

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Belum Punya Tabel Denda

SEMARANG- Rencana pemberlakuan e-tilang CCTV di Kota Semarang mulai 25 September mendatang mendapat sorotan dari berbagai pihak. Sebab, sejauh ini dinilai masih banyak celah...

PT KAI Kerahkan Anjing Pelacak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mengantisipasi terjadinya aksi teror selama masa angkutan Lebaran 2018, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang mengerahkan 6 ekor...

Komitmen Entaskan Kemiskinan

BRINGIN – Desa Banding kecamatan Bringin memiliki komitmen untuk mengentaskan kemiskinan warga. Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Desa. Beberapa diantaranya adalah dengan membangun sarana prasarana...

Tekan Kemiskinan Lewat Bantuan UEP 

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan masih sekitar 200 ribu warga. Pemkab Pekalongan terus berupaya menekan angka tersebut. Salah satunya melalui Usaha...

Luncurkan Aplikasi Konsultasi Kanker

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Jawa Tengah menempati urutan pertama jumlah terbanyak penderita kanker di Indonesia. Sedangkan angka penderita kanker di Indonesia sangat tinggi, yakni 1,4 per 1.000...

Saryati Gantikan Khakmim

WONOSOBO – Anggota DPRD Wonosobo yang terbelit kasus korupsi, Khakmim secara resmi digantikan oleh Saryati. Pergantian antarwaktu berlangsung melalui Rapat Paripurna Istimewa yang dipimpin...