Andien Promosikan Kereta Api

130
PROMOSI: Andien dan keluarga saat mengunjungi museum kereta api ambarawa, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PROMOSI: Andien dan keluarga saat mengunjungi museum kereta api ambarawa, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – PT KAI Daop 4 Semarang, mengandeng penyanyi Andien untuk mempromosikan Museum Kereta Api Ambarawa dan Lawang Sewu. Humas KAI Daops 4 Semarang Suprapto saat ditemui di Museum Kereta Api Ambarawa mengatakan jika selain museum, digandengnya Andien juga untuk mempromosikan kereta api khususnya relasi Jakarta-Semarang.

“Mengingat Arga Muria sebagai brand image untuk kereta api relasi Semarang-Jakarta,” kata Suprapto, Senin (16/7).

Dikatakannya, perlunya promosi untuk museum KAI Ambarawa dikarenakan tempat tersebut memiliki konten edukasi tentang perkeretapian. “Untuk di wilayah Jawa Tengah ini adalah di Lawang Sewu dan Ambarawa yang kita pilih sehingga kita dalam hal strategi promosi ini menggunakan tim artis Andien,” katanya.

Menurutnya, perkeretaapian di Indonesia saat ini sudah berubah menjadi lebih baik. Beberapa waktu lalu, Andien beserta keluarganya juga menyempatkan diri datang ke museum KAI Ambarawa.

Bersama dengan keluarganya, ia mencoba merasakan sensasi menaiki kereta uap hingga ke stasiun Tuntang. Selain didampingi suaminya, Irfan Wahyudi, Andien yang memiliki nama lengkap Andini Aisyah Haryadi juga mengajak anaknya, Anaku Askara Biru, 2, dan ibunya, Henny Sri Hardini, 61.

Perjalanan dari stasiun Ambarawa menaiki kereta uap, yang menyusuri hamparan persawahan, pemandangan pegunungan dan berjalan di tepi Rawapening praktis membuatnya takjub. “Senang banget punya kesempatan untuk naik kereta uap, apalagi selain dari keretanya sendiri, tapi pemandangannya juga wow bagus banget,” kata Andien.

Ia juga mengatakan jika anaknya yang biasa dipanggil Kawa senang bisa naik kereta uap tersebut. Bahkan sepanjang perjalanan, kepala Kawa melihat pemandangan di luar. “Kawa seneng banget, dari tadi dia kepalanya nongol keluar karena dia kepengin melihat di luar,” tuturnya.

Terkait Museum Kereta Api Ambarawa, Andien berharap, agar selalu terawat dan siapapun orang yang datang bisa menghayati sejarah Indonesia serta terus dipromosikan. “Lebih seru yang kedua, yang pertama buat pemotretan,” tuturnya. (ewb/bas)