33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Luncurkan Beras Premium Sachet

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) terus mempromosikan beras premium kemasan 200 gram. Rencananya beras yang dikemas dalam bentuk sachet atau renteng ini akan diluncurkan oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada Agustus 2018.

Dalam praktiknya, beras jenis premium milik Bulog ini akan diditribusikan di Rumah Pangan Kita (RPK), pasar tradisional, dan toko kecil untuk dijual pada masyarakat langsung. Dengan tujuan agar masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa menikmati rasa nasi dengan kualitas enak.

“Kami utamakan dulu beras itu pada RPK, kemudian baru dilakukan ke pasar tradisional,” jelas Kepala Gudang Bulog Kandeman Kabupaten Batang, Imam Seno Aji kepada Radar Semarang, Minggu (15/7).

Beras dengan kualitas super kemasan sachet ini, diharapkan segera terserap pada semua RPK dan pasar tradisional sebelum diluncurkan secara resmi oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Saat ini RPK di Kabupaten Batang sebanyak 64 RPK, tersebar di 15 kecamatan. “Sebagian besar sudah ada tampilan produk, yang masing-masing RPK diberikan 50 renteng,” katanya.

Beras sachet tersebut dibandrol harga Rp 2.500 dengan berat 200 gram. Takaran tersebut diperkirakan bisa dimasak untuk dua sampai tiga piring nasi ukuran standar.

Saat ini, beras premium dengan kemasan renteng ini baru tersedia di 6 provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sulawesi Selatan.

Pemilik Rumah Pangan Kita (RPK) “Dwi Sembako” di Kecamatan Kandeman Batang, Mustakim menilai produk baru yang dipromosikan oleh Perum Bulog ini lebih praktis dan harganya dapat dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

“Produk beras premium dengan kemasan isi 200 gram itu belum begitu banyak dikenal oleh masyarakat. Namun kami optimistis produk baru Perum Bulog ini akan lebih diminati oleh masyarakat berpenghasilan rendah,”  harapnya. (han/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Asyik Belajar Bahasa Inggris

RADARSEMARANG.COM - BANYAK Siswa yang menganggap mempelajari bahasa asing itu sulit. Mereka merasa  bosan. Banyak pula yang tidak menyukainya. Merasa takut, bahkan ada yang...

3 SMP Jadi Percontohan Sekolah Kesehatan Reproduksi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi bagi remaja atau anak usia SMP saat ini bukan menjadi hal yang tabu. Tujuannya adalah para remaja...

Bagikan 500 Takjil Gratis

TEMANGGUNG- Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) membagikan takjil pada masyarakat di seputar Alun-alun Temanggung, Rabu (14/6) sore. Ketua MPC Pemuda Pancasila Temanggung Petut Wibowo...

Terminal Terboyo Dipindah ke Demak

SEMARANG – Bencana rob dan banjir yang kerap menenggelamkan Terminal Terboyo Semarang, membuat pemerintah pusat sebagai pengelola terminal tipe A turun tangan. Rencananya, terminal...

ASN Jangan Berpolitik Praktis

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Masyarakat Kabupaten Magelang akan memilih pemimpinnya pada pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang. Tak terkecuali para aparatur sipil negara (ASN). Penjabat...

266 Santri Hidayatussyubban Diwisuda

SEMARANG – Pondok Pesantren Hidayatussyubban, Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu (13/5) malam mewisuda 266 orang santri. Mereka terdiri atas 32 santri Taman Kanak-kanak (TK), 24...