33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Luncurkan Beras Premium Sachet

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) terus mempromosikan beras premium kemasan 200 gram. Rencananya beras yang dikemas dalam bentuk sachet atau renteng ini akan diluncurkan oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada Agustus 2018.

Dalam praktiknya, beras jenis premium milik Bulog ini akan diditribusikan di Rumah Pangan Kita (RPK), pasar tradisional, dan toko kecil untuk dijual pada masyarakat langsung. Dengan tujuan agar masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa menikmati rasa nasi dengan kualitas enak.

“Kami utamakan dulu beras itu pada RPK, kemudian baru dilakukan ke pasar tradisional,” jelas Kepala Gudang Bulog Kandeman Kabupaten Batang, Imam Seno Aji kepada Radar Semarang, Minggu (15/7).

Beras dengan kualitas super kemasan sachet ini, diharapkan segera terserap pada semua RPK dan pasar tradisional sebelum diluncurkan secara resmi oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Saat ini RPK di Kabupaten Batang sebanyak 64 RPK, tersebar di 15 kecamatan. “Sebagian besar sudah ada tampilan produk, yang masing-masing RPK diberikan 50 renteng,” katanya.

Beras sachet tersebut dibandrol harga Rp 2.500 dengan berat 200 gram. Takaran tersebut diperkirakan bisa dimasak untuk dua sampai tiga piring nasi ukuran standar.

Saat ini, beras premium dengan kemasan renteng ini baru tersedia di 6 provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sulawesi Selatan.

Pemilik Rumah Pangan Kita (RPK) “Dwi Sembako” di Kecamatan Kandeman Batang, Mustakim menilai produk baru yang dipromosikan oleh Perum Bulog ini lebih praktis dan harganya dapat dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

“Produk beras premium dengan kemasan isi 200 gram itu belum begitu banyak dikenal oleh masyarakat. Namun kami optimistis produk baru Perum Bulog ini akan lebih diminati oleh masyarakat berpenghasilan rendah,”  harapnya. (han/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemprov Didesak Bantu Ngesti Pandawa

SEMARANG  - Grup Wayang Orang Ngesti Pandawa sejak 2015 tidak lagi mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemprov Jateng. Adanya aturan dari Kemendagri yang mensyaratkan...

Jangan Mudah Terpancing Provokasi

MAGELANG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Magelang mengimbau masyarakat tak mudah terpancing segala bentuk provokasi terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa umat Muslim...

Masyarakat Diminta Pelototi DPS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah menggelar data pencocokan dan penelitian (coklit) yang dimulai 20 Januari lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng akan melakukan uji publik...

Tradisi Nyadran Sebagai Simbol Kerukunan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tradisi nyadran di Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur hingga kini masih terus terjaga. Hal tersebut nampak dalam perayaan sadranan yang dilaksanakan...

Kandaskan PSIR, Persibat Jauhi Degradasi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Pada pertandingan terakhir di paruh pertama Liga 2 Indonesia, Persibat Batang akhirnya sukses menjauhi zona degradasi, setelah mengandaskan tamunya PSIR Rembang di...

Penelitian dan Pengabdian Kampus dalam Masyarakat : Co-Creation For Society

RADARSEMARANG.COM - Kekuatan co-creation sudah lama dikemukakan oleh Prahalad dan Ramaswamy (2004) dalam Journal of Interactive Marketing. Peran co-creation experience menjadi sumber penerapan penciptaan...