33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Pikiran dan Waktu Adalah Untuk Sesama

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM – FALSAFAH hidup yang dipegang Prof Dr Cahyo Yusuf MPd inilah yang membuatnya bisa terus membaktikan dirinya di almameter tercinta, Universitas Tidar. Meski kesibukannya sangat cukup padat semasa menjabat sebagai rektor, waktu bersama keluarga merupakan ritual wajib. Selain mempunyai falsafah bahwa seluruh pikiran dan waktu adalah untuk sesama, Cahyo adalah sosok yang disiplin, teliti serta bertanggungjawab. Falsafah inilah yang membawanya mampu membawa perubahan dalam Untidar, yang semula universitas swasta menjadi universitas negeri.

“Karena dalam upaya menegerikan Untidar, semua pikiran dan waktu untuk sesama, dalam artian bahwa penegerian Untidar adalah kelak untuk sesama atau semuanya. Upaya penegerian ini juga didasari karena kedisiplinan, teliti dan bertanggungjawab. Hal ini yang kelak harus dipegang oleh seluruh civitas kampus setelah ada rektor yang baru,” bebernya.

Baca Juga: Sukses Menegerikan Untidar

Cahyo mengaku, masa-masa down pasti dialami manusia. Termasuk dirinya saat kehilangan istri tercinta yang meninggal pada Agustus 2016 silam karena penyakit kanker. “Normal karena adalah manusia, saya pernah mengalami masa-masa itu. Jabatan rektor merupakan tanggungjawab besar dan tidak ada pendamping hidup di samping saya. Saya sempat down namun bangkit karena ada tanggung jawab besar yang saya ambil. Terlebih ada dua anak saya yang terus mendorong saya untuk bangkit,” imbuhnya.

Cahyo mengaku, pernikahan keduanya bersama Sri Mujiati, seorang guru PAUD pada Mei 2018 lalu, telah memberikan semangat dalam menjalani dan menikmati hidup. Terlebih kini, ia hanya menjadi seorang dosen, sehingga lebih banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama keluarga. (agus.hadianto/ton)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Ramadan, TNI-Polri Intensif Patroli Malam

RADARSEMARANG.COM, KAJEN –Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan bersama anggota Kodim 710, meningkatkan patroli. Utamanya pada malam hingga dinihari. Hal itu untuk meminimalisir gangguan kamtibmas. Kapolres Pekalongan,...

Minta Transportasi Online Dihilangkan

SEMARANG  - Forum Komunikasi Angkutan Umum (FKAU) Jateng menyatakan keresahannya atas menjamurnya transportasi umum online. Pemerintah diminta segera melakukan evaluasi terhadap transportasi online. Sebab...

Nur Farkhati Himatul Izza, PRT yang Raih Gelar Sarjana

Perjuangan Nur Farkhati Himatul Izza meraih gelar sarjana sangat menginspirasi. Sebab, dia rela bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) untuk membiayai kuliahnya di Fakultas...

Dua Klub Dominasi Kelompok Anak

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Dominasi klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Glory dan Berkat Abadi di babak semifinal berlanjut ke partai final tunggal anak utama dengan meraih...

Bangun Komunitas, Ajak Warga Terlibat

UNTUK mewujudkan kota impiannya, ia tidak sendirian. Ia mengajak masyarakat secara luas berperan serta di dalamnya. Caranya, ia membangun komunitas di Semarang sebagai wadah...

Menhub Kenalkan Sekolah Perhubungan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Menteri Perhubungan Republik Indonsesia (Menhub RI) Budi Karya Sumadi menyosialisasikan sekolah-sekolah tinggi yang berada di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya...