33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Eksplorasi Kebisingan Musik Noise

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – MUSIK Noise boleh dibilang belum sepopuler genre musik-musik lainnya. Meski demikian, musik ‘bising’ ini belakangan mulai banyak dimainkan, bahkan dikolaborasikan dengan seni-seni lainnya.

Salah seorang noise maker, Tri Wahyuliyanto mengungkapkan, berbeda dengan lazimnya berbagai genre musik lain yang memiliki pola nada tertentu, musik noise lebih bebas. Suara yang dikeluarkan pun tidak melulu dari alat-alat musik yang lazim dikenal.

“Kita bisa merespon apapun yang ada di sekitar kita. Entah itu alat musik, synthesizer, suara mesin, suara gergaji, suara seng, suara keriuhan di jalanan, dan lain-lain bisa dimasukkan ke dalam noise, yang penting ada bisingnya,” ujar Tri.

Cowok dengan nama panggung Bedebah (Bermain Dengan Bahagia) ini tertarik untuk masuk ke genre tersebut karena dinilai cukup unik. Ia bebas memasukkan berbagai suara untuk berekspresi tanpa harus terpaku pada pakem tertentu.

Tapi, diakuinya juga, tidak semua orang bisa menerima aliran antimainstream tersebut. Mengingat kebisingan suara-suara yang dihasilkan. Penikmatnya pun masih tersegmen, belum sebesar aliran-aliran musik lainnya.“Saat di awal-awal saya memainkan musik noise pada 2015 lalu juga sempat diprotes warga, karena terlalu berisik,” ujarnya.

Sekarang, lanjutnya, sudah mulai beberapa kali diundang untuk memainkan musik noise. Semarang, Surabaya, dan Jogjakarta. Dalam aksinya, lelaki asal Pati ini kadang murni memainkan musik noise, kadang juga dikolaborasikan dengan seni lainnya.

“Biasanya saat diawal-awal saya bermain, banyak wajah-wajah penonton yang bingung, agak lama sedikit saya mulai membaca teks-teks Jawa Kuno. Jadi musik noise tadi menjadi latar dari teks-teks yang saya bacakan,”ujarnya.

Ya, musik noise kini juga banyak dikombinasikan dengan seni lainnya. Grup musik Sambernyawa, salah satunya. Grup musik dengan aliran eksprerimental ini menggunakan noise untuk mengisi pada bagian-bagian tertentu.

“Musik eksperimental bagi kami lebih luas, karena itu kerap dikombinasikan dengan berbagai hal, salah satunya musik noise. Sehingga menghasilkan suara yang lebih variatif didengar, di bagian-bagian tertentu noise ini menciptakan energi, karena pasti direspon oleh telinga,” ujar salah seorang grup musik eksperimental Sambernyawa, Riska Farasonalia. (dna/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kenalkan Kuliner Surabaya ke Jepang, Anggap Petis seperti Shrimp Sauce

BRANDING suatu daerah tidak melulu soal tempat atau benda. Kuliner juga punya daya tarik untuk menjadi ikon sebuah daerah. Salah satunya, Surabaya dengan rujak...

Tanggulangi Kemiskinan dengan Keroyokan

SALATIGA – Angka kemiskinan di Kota Salatiga relatif rendah ketika dibandingkan dengan Jawa Tengah. Namun hal tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata atau hanya...

Mahasiswa KKN Bisa Ikut Gali Potensi Desa

MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah desa di Jawa Tengah bisa mengoptimalkan dana desa yang diterimanya untuk kemajuan desa. Salah satunya...

3.000 Polisi Akan Menjaga Pilkada

MAGELANG— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kemarin menggelar rapat koordinasi penyelenggaraan Pilbup di sebuah hotel. Hadir dalam rapat koordinasi, bupati yang diwakili oleh Plt Sekda...

Dalam 3 Bulan, Selesaikan Ganti Untung Warga

SEMARANG-Perjuangan warga Kebonharjo, Semarang Utara, Kota Semarang, yang terkena gusuran PT Kereta Api Indonesia (KAI) beberapa waktu lalu, akhirnya menemukan titik terang. Setelah dilakukan...

Ingatkan Siswa Bahaya Narkotika

MAGELANG – Sudah dua bulan terakhir ini, para pejabat di lingkungan Polres Magelang Kota keluyuran ke sekolah-sekolah. Setiap Senin, mereka menjadi pembina upacara di...