33 C
Semarang
Selasa, 20 Oktober 2020

Belajar IPS Bersama Bumeri CS

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – BUMERI dalam tulisan ini adalah singkatan dari Budaya Meringkas. Belajar IPS bersama Bumeri artinya budaya meringkas dipakai sebagai salah satu strategi untuk memudahkan siswa belajar materi IPS. CS adalah istilah singkatan dari Cooperative Script, yaitu metode pembelajaran dimana siswa  bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari. Bumeri CS merupakan strategi pembelajaran yang menggabungkan dua kegiatan dalam rangka menumbuhkan tiga ranah tujuan pendidikan yaitu pengetahuan, sikap dan ketrampilan.

Budaya meringkas dalam pembelajaran IPS diperlukan karena pembelajaran IPS memiliki karakteristik materi yang luas gabungan antara teori ilmu dengan fakta dan bersifat dinamis selalu berubah sesuai dengan tingkat perkembangan zaman. Dengan memperhatikan hal tersebut, guru dalam mengelola pembelajaran di kelas perlu menggunakan berbagai strategi pembelajaran.  Budaya meringkas bagi penulis merupakan salah satu strategi yang ditanamkan pada siswa karena paling mudah dan sederhana.

Kemungkinan banyak pihak yang menganggap bahwa budaya meringkas ini, sebagai startegi yang harus ditinggalkan karena merupakan strategi konvensional. Namun pengalaman penulis, budaya meringkas yang terstruktur merupakan salah satu strategi yang memudahkan dan memacu siswa berminat belajar IPS, bahkan mampu menumbuhkan kreativitas melalui cara membuat ringkasan. Pada saat meringkas, siswa diharapkan menyusunnya dengan kalimat sendiri yang mudah dipahami oleh diri siswa sendiri.

Budaya meringkas yang terstruktur adalah kegiatan meringkas dengan menggunakan panduan. Ringkasan materi IPS yang dibuat menghasilkan bentuk ringkasan yang sesuai dengan kompetensi dasar. Dalam kegiatan ini siswa aktif untuk belajar dan gurupun sebagai fasilitator juga berperan untuk kreatif mempersiapkan panduan tugas meringkas bagi siswanya.

Cooperative script merupakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan daya ingat siswa. Hal tersebut sangat membantu siswa dalam mengembangkan serta mengaitkan fakta-fakta dan konsep-konsep yang pernah didapatkan dalam pemecahan masalah. Dalam Cooperative Script terdapat kesepakatan antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa untuk berkolaborasi memecahkan suatu masalah dalam pembelajaran dengan cara-cara yang kolaboratif.

Ringkasan merupakan sekumpulan berbagai informasi untuk mempermudah pemahaman. Tujuan membuat ringkasan adalah untuk mengingat kembali isi dari suatu bacaan dan untuk membantu ketika membaca sebuah materi serta  menghemat waktu belajar. Manfaat dari kegiatan meringkas yaitu membantu siswa memahami isi pokok suatu materi, membantu siswa mengingat marteri, membantu siswa memahami teks; melatih kreativitas siswa, karena dengan meringkas siswa dapat menuangkan ide-idenya.

Penerapan kegiatan budaya meringkas dengan Cooperative Sript, yang penulis terapkan pada peserta didik meliputi langkah-langkah berikut, guru menyampaikan tujuan kegiatan Bumeri CS dan menyampaikan teori membuat ringkasan (jika baru pertama kali), guru memberikan rambu-rambu (panduan meringkas) yang disesuaikan dengan pokok materi (sesuai kompetensi dasar), siswa mencari bahan sumber materi (buku paket, buku sumber lain atau media on line), siswa bersama guru menentukan kelompok kolaborasi (minimal 2 orang), siswa melakukan kegiatan meringkas secara mandiri ataupun bisa berkolaborasi tergantung dari kesepakatan antar siswa dalam kelompoknya, siswa menyampaikan hasil ringkasan pada kelompoknya (jika dikerjakan mandiri), jika dikerjakan bersama kelompok (berkolaborasi) maka penyampaian hasil ringkasan dilakukan terhadap kelompok lain di depan kelas, akhir dari kegiatan pembelajaran dengan Bumeri SC adalah siswa memiliki produk portofio berupa hasil ringkasan yang telah dipresentasikan dan siswa mendapat beberapa penilaian, yaitu penilaian individu (hasil ringkasan), penilaian kerjasama dengan teman, dan penilaian ketrampilan presentasi

Dampak dari budaya meringkas yang terpadu dengan Cooperative Sript adalah melatih siswa untuk percaya pada kemampuan sendiri, mendorong siswa untuk mengungkapkan idenya secara tertulis dan verbal, membantu siswa belajar menghormati antar teman, strategi yang efektif bagi siswa untuk mencapai hasil akademik dan sosial, menyediakan kesempatan kepada siswa untuk membandingkan hasil pekerjaan pribadi dengan pekerjaan temannya, mendorong siswa yang kurang pintar untuk tetap berbuat/mengerjakan tugas, interaksi yang terjadi selama pembelajaran Cooperative Script membantu memotivasi siswa untuk belajar, mengembangkan keterampilan menulis, berdiskusi, interaksi sosial, menghargai ide orang lain, dan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, memudahkan siswa belajar kembali pada materi yang telah dipelajari pada saat menghadapi penilaian. (tj3/2/ida)

*) Guru SMPN 28 Semarang

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...