33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Arak-arakan 2 Km yang Memukau

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Solo Batik Carnival (SBC) yang ke-11 kembali menghibur warga Kota Solo, Sabtu (14/7). Ratusan peserta lokal dan delegasi dari empat daerah memamerkan kostum rancangan mereka dari Stadion Sriwedari kemudian menyusuri Jalan Slamet Riyadi-Jala Jenderal Sudirman dan finis di Benteng Vastenburg.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, kerumunan warga di sepanjang rute yang dilalui peserta SBC kali ini tak sepadat tahun sebelumnya, yakni berjubel hingga taman city walk.

Tapi, dari sisi manajemen penonton, tampak lebih tertata karena memanfaatkan barikade yang dipasang di setiap sisi Jalan Slamet Riyadi dari simpang empat Pasar Pon sampai Bundaran Gladak.

Peserta SBC bertema Ika Paramarta menyusuri rute dengan panjang sekitar 2 kilometer (km). Terik matahari seperti tak digubris demi memberikan penampilan terbaik. Aneka tema kostum seperti Lenggang Batavia disusul Nagari Minangkabau, Jawa Dwipa, Dayak Borneo, Mappalili Mamiri, Tiara Dewata, Sasando Timur dan Tana Sajojo memuaskan rasa penasaran penonton.

Salah satunya Sari Sutarni, 45. Menurut warga Kabupaten Sukoharjo itu, kostum yang ditampilkan lebih beragam. “Lebih warna-warni, sama bentuknya variatif,” ucap ibu dua anak ini.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengapresiasi agenda tahunan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih karena telah memberikan warna yang berbeda-beda setiap tahunnya, namun selalu memiliki makna yang sama. Yakni bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bermartabat dan punya kreativitas, serta dapat dijadikan kebanggaan Kota Solo,” paparnya. (atn/wa)

Berita sebelumyaToko Seragam Diserbu Pembeli
Berita berikutnyaBocah Juga Bantu TMMD

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Satu Alat Hasilkan Suara Berbagai Musik

Seniwati sekaligus Guru Seni SMP 2 Selomerto Mulyani terus bersemangat mengajarkan siswa didiknya belajar bundengan, alat musik tradisional Wonosobo. Selain mengajarkan teknik dasar memainkan...

2 Guru dan 2 Siswa Terluka

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Isak tangis mewarnai aula SMAN 2 Kota Magelang yang diramaikan oleh kedatangan orangtua dan kerabat para siswa. Mereka ingin menanyakan kepastian...

Rekrutmen Diharapkan Tanpa KKN

SALATIGA – Jajaran Polres Salatiga menggelar aksi 123  di depan halaman Polres, Minggu (12/3) pagi. Aksi ini merupakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penerimaan anggota...

Bukti Administrasi Pemprov Jateng Kacau

SEMARANG – Penataan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng, imbas penerapan UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, dinilai sebagai ironi. Apalagi, menyisakan masalah...

Doakan Korban Penyanderaan di Papua Selamat

DEMAK-Bupati Demak HM Natsir kemarin mengunjungi rumah keluarga korban penyanderaan di Tembagapura, Mimika, Papua di Desa Kedondong, Kecamatan Demak Kota. Bupati meminta pihak keluarga...

BRT Tawang-Bawen Beroperasi Juli

UNGARAN – Bus Rapid Transit (BRT) koridor 1 rute Stasiun Tawang – Bawen beroperasi Juli 2017. Bersamaan dengan pengoperasian tiga koridor lain, yakni koridor...