33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Sepekan Bersama SMP Mutual Kota Magelang

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

BIKIN MADING : Siswa SMP Mutual Kota Magelang membuat mading dari artikel di surat kabar.
BIKIN MADING : Siswa SMP Mutual Kota Magelang membuat mading dari artikel di surat kabar.

RADARSEMARANG.COM – SMP Mutual Kota Magelang pada tahun ajaran 2018/2019 ini menerima 120 siswa baru. Kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dilakukan sejak Selasa (10/7) lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa baru terhadap lingkungan sekolah.

Pengenalan tidak hanya kepada lingkungan tetapi juga mengenalkan tata tertib sekolah. Keakraban terjalin antarsiswa baru dengan guru dan pembimbing. Acara pembukaan MPLS ditandai dengan pelepasan balon udara yang telah digantungi kertas bertuliskan cita-cita masing-masing siswa.

Sebagai sekolah yang menonjolkan keagamaan, SMP Mutual Kota Magelang memulai kegiatan sekolah dengan literasi dan salat Duha. Pada hari kedua MPLS siswa baru mengikuti kegiatan literasi media massa dengan membaca Jawa Pos Radar Semarang, dan pemutaran film pendek bertema lingkungan. Antusiasme siswa sangat terlihat ketika mereka diberi waktu untuk mengekspresikan media yang sudah ia baca maupun film yang mereka lihat.

“Literasi sangatlah penting. Karena membaca adalah jendela ilmu pengetahuan. Kami berharap dengan gerakan literasi, baik itu literasi Alquran maupun literasi buku ilmiah, akan menumbuhkan minat baca siswa,“ terang seksi pelaksana kegiatan MPLS, Nurul Fadhilah didampingi kepala SMP Mutual Kota Magelang Wasi’un.

Jika anak-anak sudah rajin membaca maka ia akan bisa lebih leluasa dan lebih luas dalam menggali ilmu pengetahuan. Pada hari ketiga siswa baru diminta membawa barang-barang tak terpakai dari rumah untuk dibuat hiasan yang bermanfaat dan bernilai seni. Mereka mendapatkan pembekalan keterampilan membuat prakarya secara berkelompok.

Kemudian siswa diminta presentasi. Memaparkan hasil kreasinya dari barang bekas tersebut di depan kelompok lain. Hal ini dilakukan untuk menunjang sekolah menjadi sekolah Adiwiyata.

Selain itu sekolah memberikan ruang kepada siswa baru untuk membuat majalah dinding bertema lingkungan, go green. Pada hari ke tiga tersebut, siswa baru akan diarahkan pada pengayakan peminatan sesuai dengan bakat dan minat siswa (Mutual go talent). Siswa baru akan membentuk kelompok dan mengikuti lomba berupa seni, agama dan ilmu pengetahuan. (tim)

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Citragrand Luncurkan Kavling Siap Bangun

SEMARANG – Menjelang lebaran kondisi pasar perumahan masih tampak lesu. Ini dikarenakan masyakat lebih berkonsentrasi pada kebutuhan pokok lebaran. Menyiasati kondisi pasar yang lesu...

Indonesia Juara Umum SEAKF 2017

 SEMARANG - Balairung (BU) Astina UTC Convention Semarang bergemuruh oleh sorak-sorai pendukung para atlet Kejuaraan Karateka Internasional 6th (SEAKF) Championship 2017, Jumat (5/5) kemarin....

Tak Terawat, Tugu Perahu Dicat Ulang

KENDAL- Puluhan pemuda yang mengatasnamakan diri Pemuda Kendal melakukan aksi pengecatan Tugu Perahu di Weleri, tepatnya di perbatasan Kendal-Batang. Aksi pengecatan tersebut dilandasi rasa...

Inilah Tempat Binaraga dan Angkat Besi Tertua di Surabaya

TUMBUHNYA beragam gym di Surabaya belum mengikis keberadaan POR Suryanaga Cabang Angkat Besi Berat dan Binaraga. Sebagian perangkat olah tubuh yang dimiliki memang lawas,...

BJL 2000 Shiba Siap Bertarung di FFI U-20

SEMARANG – Sebanyak 15 tim peserta Pro Futsal League (PFL) 2017 dipastikan bakal berlaga di ajang Federasi Futsal Indonesia (FFI) U-20 Futsal Championship yang...

Buku Ta’lim, Kontrol Keterampilan Menulis Siswa SD

RADARSEMARANG.COM - SALAH satu keterampilan berbahasa yang perlu diperhatikan dalam perkembangan bahasa siswa tingkat dasar adalah keterampilan menulis. Siswa usia anak sekolah tingkat dasar...