Layanan RSUD Kajen Dikeluhkan

130
TUNGGU LAYANAN : Antrean panjang pengambilan nomor pelayanan di halaman RSUD Kajen, terjadi setiap hari karena terbatasnya ruang tunggu. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
TUNGGU LAYANAN : Antrean panjang pengambilan nomor pelayanan di halaman RSUD Kajen, terjadi setiap hari karena terbatasnya ruang tunggu. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sistem pendaftaran pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan warga. Pasalnya, setiap pagi mulai pukul 05.00 WIB, ratusan warga berdiri antre hingga ke halaman RSUD, hanya untuk mendapatkan nomor pelayanan.

Bahkan tidak sedikit warga datang ke RSUD Kajen pukul 04.30 WIB, dan langsung berdiri di depan loket, dengan harapan mendapatkan pelayanan pertama, meski loket pengambilan nomor pelayanan baru dibuka pukul 06.00 WIB. Itu baru pengambilan nomor antrean, belum pada pelayanan kesehatan yang masih harus mengantre lagi.

Warjan, 24, warga Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, mengaku datang pukul 04.30. Dirinya sengaja datang lebih awal ke RSUD Kajen hanya untuk mengambilkan nomor antrean, nomor antrian pelayanan kesehatan itu bukan untuk dirinya, namun untk salah satu keluarganya yang sakit.

Meski dirinya datang lebih awal, namun ternyata ia masih harus antre karena kalah cepat dengan keluarga pasien yang menginap di RSUD Kajen dan ikut antrean pengambilan nomor, terutama warga yang rumahnya dari Kecamatan Petungkriono atau Kandangserang.

“Setiap kali ikut antre pengambilan nomor, saya selalu jengkel karena antreannya panjang dan lama. Padahal pengambilan nomor antrean baru dibuka jam 06.00,” ungkap Warjan.

Humas RSUD Kajen, Widodo, membenarkan jika setiap pagi terjadi antrean panjang untuk pengambilan nomor pelayanan. Bahkan panjangnya antrean hingga sampai ke halaman rumah sakit.

“Setiap pagi pasien poliklinik rawat jalan perhari rata-rata 300 hingga 350 orang, kecuali hari Senin dan Jumat  sekitar 400 – 500 orang. Karena pendaftaran  baru kita buka jam 06.00 WIB,” jelas Widodo.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menegaskan bahwa pihaknya masih memetakan permasalahan yang ada di RSUD Kajen, untuk segera mencari solusi yang tepat, agar antrean tidak panjang.

“Segera kita petakan masalah yang ada di RSUD Kajen dan cari solusinya dalam waktu dekat ini,” tegas bupati. (thd/zal)

Silakan beri komentar.