33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Gizi Sehat dan Seimbang Cegah Penyakit Diabetes

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Diampu Oleh: Pakar Gizi RSUP dr Kariadi, dr Khairuddin, Sp.GK

RADARSEMARANG.COM – DIABETES Adalah penyakit kronis yang bisa menyerang siapa saja. Penyakit ini mengancam semua kalangan yang tidak melakukan gaya hidup sehat. Salah satunya dari makanan, sering mengkonsumsi karbohidrat, fast food dan hingga makanan instan menjadi penyebab munculnya penyakit ini.

Pakar Gizi RSUP dr Kariadi, dr Khairuddin, Sp.GK mengatakan jika pola makan dan perilaku hidup sehat harus dijalankan sebagaimana mestinya. Apalagi saat ini banyak masyarakat yang melupakan olahraga dan suka mengkonsumsi makanan dengan kadar kalori yang terlalu tinggi. “Asupan kalori yang tinggi ini menjadi salah satu faktor munculnya diabetes yang dipengaruhi gaya hidup tidak sehat,” katanya.

Untuk pencegahan penyakit ini, lanjut dia, seseorang harus bisa mengatur pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik. Pola makan yang bagus adalah seimbangnya gizi antara karbohidrat, protein, lemak, air dan serat. “Ditambah mengkonsumsi minuman yang manis ataupun soft drink, menyebabkan potensi penyakit ini bisa tumbuh,” tambahnya.

Ia mencontohkan setiap kali makan, konsumsi sayur dan lauk harus lebih banyak dari pada nasi. Pasalnya di dalam nasi terdapat karbohidrat yang digunakan sebagai bahan pembakaran ketika beraktivitas. “Maka dari itu harus rajin berolahraga agar tidak menjadi gula darah. Karena semakin tinggi gula darah semakin menyebabkan reaksi insulin dalam tubuh akan bertambah tinggi pula,” ucapnya.

Dalam ndeks glikemiks jenis makanan yang bagus atau aman bagi penderita diabetes atau sebagai pencegahan adalah makanan dengan ukuran dibawah 30 atau 40, contohnya nasi merah. Namun jika tetap mengkonsumsi nasi putih biasa, harus disiasati dengan pemberbanyak jumlah konsumsi serat seperti sayur ataupun buah, atau lauk hewani dan nabati. “Misalnya makan 3 kali dalam sehari, harus ada komposisi seimbang antara nasi dan lauk, kandungan karbohidrat, protein, lemak dan serat juga harus seimbang,” tambahnya.

Selain itu, di jeda antara makan pagi, siang ataupun malam, harus mengkonsumsi camilan dengan serat yang tinggi, misalnya buah apel dan semangka. Bisa juga disiasati dengan mengkonsumsi oatmeal dan mengurangi camilan berbahaya misalnya saja gorengan, es krim, dan makanan yang berbahan dasar tepung. “Konsumsi air putih juga diwajibkan, jangan minum yang terlalu manis atau bisa menggunakan gula yang rendah kalori,” katanya.

Konsumsi soft drink atau minuman dalam kemasan pun juga harus dikurangi, selain itu minimal harus menyediakan waktu 30 menit dalam sehari untuk olahraga dan dilakukan 5 kali dalam seminggu. Ditambah perbanyak istirahat dan mengurangi begadang, karena dengan beristirahat cukup sel-sel tubuh yang rusak akan bisa diperbaiki.

“Banyak kasus karena pola makan dan gaya hidup tidak sehat menyebabkan berbagai penyakit kronis, misalnya diabetes, stroke, jantung bahkan gagal ginjal. Dari segi usia, pengidapnya kini banyak yang usianya dibawah 30 tahun,” pungkasnya. (den/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemprov Minim Perhatian Lingkungan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Indeks kualitas lingkungan hidup di Jawa Tengah, sesuai data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan tren penurunan. Hal tersebut diungkapkan anggota DPR RI,...

Usung Konsep Sociopreneurship dan Instagramable

RADARSEMARANG.COM - PASAR Karetan dan Pasar Semarangan Tinjomoyo didukung penuh oleh Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jateng. Konsep dua pasar tersebut sebenarnya tidak jauh berbeda,...

Jaring Petenis Junior

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Prihatin dengan minimnya atlet junior tenis lapangan di Jawa Tengah, Bhineka Tenis bersama BNI Temanggung menggelar kejuaran nasional (Kejurnas) BNI Bhineka Junior...

PSIS Pecat Subangkit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kabar mengejutkan datang dari tim PSIS Semarang. Manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar memutuskan untuk mengakhiri kontrak head coach Subangkit di tengah...

13 Tersangka Pil PCC Jalani Reka Ulang

SEMARANG- Bos pabrik pil Paracetamol Caffeine Caresoprodol (PCC) di Jalan Halmahera Raya No 27 Semarang, Joni, 38, dan 12 karyawannya menjalani rekonstruksi yang digelar...

Butuh Kelincahan Tangan dan Kaki, Ikut Olahraga Wushu

RADARSEMARANG.COM - Cahya Nauval Daffa Wibisana adalah seniman muda wayang orang. Siswa SMA Negeri 1 Semarang kelas 11 Mipa ini memiliki segudang prestasi dalam...