33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Rp 26 M untuk Blok B dan C

Pembangunan Pasar Kedungwuni Dimulai

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pembangunan Blok B dan C Pasar Kedungwuni, secara resmi dimulai Kamis (12/7) kemarin. Pembangunan ditandai dengan Peletakan Batu Pertama oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Pembangunan Blok B dan C Pasar Kedungwuni total menyedot anggaran sebesar Rp 26 miliar berasal dari APBD Kabupaten Pekalongan Rp 16 miliar dan Rp 10 miliar dari Bantuan Provinsi Jawa Tengah. Rencananya pembangunan akan selesai selama dua tahun dengan manggunakan anggaran multi year.

Bupati Asip mengungkapkan, pasar Induk Kedungwuni sudah berusia lebih dari 40 tahun, maka perlu adanya pembangunan pasar baru yang lebih bagus dan modern serta bersih, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kedungwuni.

“Saya rasa ini adalah pembangunan terbesar kedua, setelah sebelumnya yang sedang berjalan yaitu pembangunan tanggul rob dengan total anggaran sekitar Rp 600 miliar dimana dananya bersumber dari APBN. Sedangkan pembangunan Pasar Kedungwuni ini, adalah sindikasi dari APBD Kabupaten Pekalongan dan APBD Provinsi Jawa Tengah. Insya Allah tahun ini ada dua kegiatan dan tahun berikutnya akan kita selesaikan dengan total anggaran yang kita susun hingga Rp 100 miliar,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa secara umum, prosesi pindahan 2.000 pedagang dari pasar induk ke pasar darurat berjalan baik, aman dan lancar tanpa halangan suatu apapun.  Hal ini menandakan bahwa pedagang pasar sangat mendukung program Pemerintah. Kedua, Pemda memang antisipatif, selalu membuka kran komunikasi sehingga pembangunan pasar Kedungwuni berjalan sesuai jadwal.

“Kabupaten Pekalongan merupakan sentra industri. Maka nanti pusat pemasarannya tidak usah jauh-jauh ke Tanah Abang, Cipuler, Klewer dan lain sebagainya. Cukup di Kedungwuni ini saja. Alangkah indahnya para pedagang dan pembeli datang kesini,” kata Bupati Asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperindagkop dan UKM) Kabupaten Pekalongan, Hurip Budi Riyantini, menjelaskan bahwa pasar Kedungwuni terdiri atas 11 blok yakni A sampai K. Yang sudah dibangun ada 2 dan tahun ini 2 lagi. Sehingga masih ada 7 blok lagi yang akan dibangun hingga tahun 2020.

Menurutnya adapun pemenang lelang untuk Blok B adalah PT Heksindo Multi Utama dari Jakarta, dengan nilai kontrak Rp 15.564.200.000 dan Blok C PT. Elsa Graha Multi Karya Jakarta, dengan total kontrak sebesar Rp 9.656.125.000. Kemudian ada pendampingan dari mulai proses lelang, pelaksanaan dan pengawasannya yaitu CV Memalisaat Semarang dengan nilai kontrak sebesar Rp 318.000.000

“Tahun 2018 ini kita bangun Blok B dengan anggaran sebesar Rp 16 miliar yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Pekalongan dan Blok C dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar yang bersumber dari dana Bantuan Provinsi Jawa Tengah,” jelas Riyantini. (thd/bas)

Berita sebelumyaSulap Sampah Jadi Lukisan
Berita berikutnyaEduard Tjong Siap Mundur

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jokowi : Siap Sambut Mudik Lebaran

UNGARAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan jika Tol Semarang - Solo seksi 3 ruas Bawen-Salatiga siap dioperasionalkan secara fungsional pada triwulan II tahun 2017...

BJL 2000 Shiba Siap Bertarung di FFI U-20

SEMARANG – Sebanyak 15 tim peserta Pro Futsal League (PFL) 2017 dipastikan bakal berlaga di ajang Federasi Futsal Indonesia (FFI) U-20 Futsal Championship yang...

Pesanan dari Ceko Sampai 100.000 Kaleng

Tempe sering dinilai sebagai makanan kelas bawah. Tapi di tangan seorang pengusaha asal Kabupaten Magelang, tempe naik kelas, bahkan dicari masyarakat internasional. Seperti apa? AGUS...

Keruk Tanah BKT Butuh Waktu Setahun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Proses pembangunan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) saat ini telah memasuki tahap awal. Sejumlah alat berat dan beberapa truk telah beraktivitas di...

Korslet, 2 Rumah Terbakar

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Kebakaran terjadi di Desa Turirejo, Kecamatan Demak Kota. Dua rumah milik Zaenal Abidin, 26, warga RT 2 RW 7 ludes yang diduga terjadi...

Telat Pajak, Bukan Kewenangan Polisi

SEMARANG - Apabila pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor mati, ternyata petugas Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dilarang untuk melakukan penilangan, bahkan sanksi pidana...