33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Jamin Tidak Ada Beda Perlakuan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Setelah ditunda sehari, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 untuk SMA, MA dan SMK akhirnya diumumkan. Sejumlah pendaftar yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) abal-abal, langsung dicoret.

Kepala SMAN 2 Magelang Mahmudi menyebutkan, berdasarkan hasil seleksi PPDB yang diumumkan Kamis (12/7) pukul 10.00 WIB, ada 288 calon siswa yang diterima di SMA Negeri 2 Kota Magelang. Dari jumlah tersebut 86 orang diantaranya merupakan pengguna SKTM yang lolos verifikasi faktual. Sebanyak 46 anak pemegang SKTM atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) berasal dari Kota Magelang dan 40 anak dari luar kota. Selain itu terdapat 1 anak guru setempat.

“Semula ada 90 pengguna SKTM, namun ada 4 orang yang dicoret karena tidak sesuai kenyataan. Namun ada juga yang mengundurkan diri alias tidak jadi melampirkan SKTM,” tandas Agung.

Agung berharap, polemik SKTM bisa menjadi sebuah pembelajaran bagi semua pihak dan ada upaya untuk evaluasi ke depan. Ia memastikan, calon siswa yang memakai SKTM atau tidak, semuanya berhak memperoleh pendidikan yang sama. “Tidak ada perbedaan dalam proses pendidikan nanti. Ini siswa SKTM ini siswa bukan SKTM. Calon siswa yang memakai SKTM atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) tetap kami didik sebagai bentuk tanggungjawab kami,” ungkap Agung.

Terpisah, Kepala SMA Negeri 3 Kota Magelang, Joko Tri Haryanto menuturkan, pihaknya telah menerima 64 calon siswa baru pemegang SKTM/KIP yang sudah diverifikasi. Semua siswa yang diterima diminta untuk segera melakukan daftar ulang yang berlangsung hingga Jumat (13/7) ini.

“Sudahi polemik SKTM. Sekarang saatnya sekolah berkonsentrasi menghadapi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah,” tutur Joko.

Salah satu orangtua calon siswa SMAN 2 Kota Magelang, Sawitri, 42, warga Kalinegoro Mertoyudan Kabupaten Magelang, mengaku bersyukur anaknya yaitu Diofa Ade, bisa diterima di SMAN 2 Kota Magelang program MIPA. “Terus terang senang juga anak saya akhirnya diterima di sini. Sebelumnya, anak saya terlempar di SMAN 4 Kota Magelang dengan program MIPA. Saya tidak menggunakan SKTM,” tukas Sawitri. (had/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati dan Wabup Patungan Beri Hadiah

BATANG-Dua guru honorer asal Limpung Batang, Maskuri dan Evaliana Nur Aisyah yang mengajar di sekolah terpencil, mendapat hadiah spesial dari Bupati Wihaji dan Wakil...

PKL RSUD Geser ke Terminal Dokar

SALATIGA – Sebanyak 14 pedagang kaki lima (PKL) yang setiap hari berjualan di trotoar RSUD Salatiga Jalan Kridanggo, sebagian mulai pindah. Sejak Rabu (30/8)...

New Year Eve Pasty Hazotel Semarang Meriah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perayaan tahun baru di Hazotel Semarang, di Jalan Durian Raya No 27 Banyumanik, Minggu (31/12) lalu, berlangsung meriah. Acara new year eve...

BPBD Fokus Pemulihan 12 Titik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, mulai fokus melakukan pemulihan dan rekonstruksi paska bencana. Melakukan pembersihan dan perbaikan saluran. Kabid Rehabilitasi...

Judo Buru Poin Untuk PON 2020 Papua

SEMARANG – Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah akan menerjunkan 18 judoka dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) judo di GOR Cikutra, Bandung, pada...

Selalu Bersahaja, Optimistis dan Berfikir Positif

PROFESOR Fatah Syukur, punya kiat meraih  sukses. Yakni selalu khusnudzon atau berfikir positif. Bahkan baginya, apabila sukses belum diraih, sesungguhnya sukses sudah di depan...