33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Alarm Tanda Bahaya

PSIS Gagal Taklukkan 10 Pemain MU

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Hasil minor kembali diraih tim PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2018. Haudi Abdillah dkk harus puas bermain imbang 0-0 atas Madura United (MU) di Stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (12/7) sore kemarin. Atas hasil tersebut, tim berjuluk Mahesa Jenar ini masih masih berkutat di zona degradasi, yakni peringkat 17 dengan raihan 15 poin hasil dari 4 kali menang 3 kali seri dan 8 kali kalah dari 15 laga yang telah dilakoni.

Jumlah poin tersebut sama dengan PSMS Medan yang masih menghuni posisi juru kunci setelah di matchday ke-15 kemarin takluk atas tamunya, Persipura Jayapura. Hasil kurang maksimal di kandang tersebut menjadi alarm tanda bahaya bagi Mahesa Jenar untuk segera bangkit di sisa laga dan bisa keluar dari zona degradasi.

Skuad asuhan coach Vincenzo Alberto Annese ini sebenarnya mengawali laga sore kemarin dengan cukup baik. Pelatih asal Italia itu juga sudah bisa memainkan Ibrahim Conteh yang berdampingan dengan M Yunus sebagai breaker. Petar Planic yang harus menjalani perawatan saat Mahesa Jenar tunduk 1-0 atas Persib juga bisa tampil meski harus menggunakan topeng pelindung hidung sepanjang laga.

Sebaliknya di kubu tim tamu, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tampil pincang. Bek kiri Beny Wahyudi harus absen lantaran hukuman akumulasi kartu. Midfielder andalan mereka, Slamet Nurcahyo juga baru bisa diturunkan di babak kedua karena sedang dalam kondisi yang tidak fit. Dengan kondisi tersebut, coach Gomes de Oliviera praktis hanya mengandalkan nama Zah Rahan dan Raphael Maitimo di tengah

Peluang pertama Mahesa Jenar diciptakan oleh sundulan Petar Planic yang menyambut umpan matang dari Bayu Nugroho. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak pertama berlangsung,  namun tak ada gol yang mampu tercipta.

Madura United harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-62, karena bek Alfath Faathier harus diusir oleh wasit Mustafa Umarella setelah mendapat kartu kuning kedua. Namun sayang keunggulan jumlah pemain tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Mahesa Jenar. Haudi Abdillah dkk justru tampil bingung dan gagal menciptakan peluang di babak kedua. Alhasil skor kacamata bertahan hingga laga usai.

Pelatih PSIS Semarang,  Vincenzo Alberto Annese, mengaku sangat kecewa dengan hasil yang didapat timnya. Padahal setelah ini, PSIS akan kembali melakoni laga berat, yaitu laga tandang versus Persipura (18/7) dan laga kandang menjamu Persebaya (22/7) sebelum menutup putaran pertama.

“Kami berhasil menghasilkan sejumlah peluang, namun gagal mengonversikannya menjadi gol. Kami tahu butuh 3 poin untuk menjauh dari zona degradasi,  tapi inilah sepak bola,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Ia menambahkan, para pemain mengalami kelelahan sejak pulang dari Bandung,  menempuh perjalanan darat membuat masa recovery para pemain sangat singkat.

Sementara itu,  pemain tengah Madura United, Raphael Maitimo, mengatakan, dengan kondisi tidak full team, Madura United harus puas berbagi angka dengan PSIS.”Ini laga yang sangat berat bagi kami, tapi kami puas dapat mencuri poin di markas PSIS Semarang,” ujarnya. (cr2/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terpengaruh Hoax, Orang Tua Siswa Kecele

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Karut marut dunia pendidikan pada penerimaan siswa didik baru (PPDB), dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab menyebarkan hoax. Seperti Jumat (13/7) kemarin, tersebar isu...

Aplikasi Dishub Diapresiasi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Aplikasi Siap Uji Kir Online dari Dinas Pehubungan (Dishub) Kota Magelang mendapatkan apresiasi tim juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun...

Hoax Polisi Desersi Menjebak Penghuni Rumah dengan Narkotika

JawaPos.com – Kabar palsu mengenai aparat kepolisian yang beredar melalui pesan berantai belum ada habisnya. Malah, informasi salah yang sudah pernah muncul masih kerap...

Gadaikan Rumah untuk Ongkosi Saksi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto buka kartu soal minimnya anggaran kampanye yang dimiliki pasangan Sudirman Said-Ida...

Ribuan Warga Saksikan Karnaval Sekedah Laut

KENDAL—Ribuan warga Rowosari berduyun-duyun mengikuti pembukaan Festival Sedekah Laut di Pantai Sendang Sikucing, Desa Gempolsewu. Pembukaan yang dilakukan oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa tersebut,...

Mengusung Tema Perubahan

“Kebetulan beliau HM Zaenal Arifin SH merupakan tokoh NU. Kita berharap kader NU, sudah saatnya memimpin Magelang.” Sunarno - Ketua DPD Golkar Kab. Magelang RADARSEMARANG.COM -...