33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Zonasi Ratakan Mutu Pendidikan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi salah satu upaya pemerataan mutu pendidikan.

“Dengan zonasi sekolah-sekolah ini kemampuan anaknya jadi merata. Yang pintar-pintar tidak hanya di SMP 2, SMP 3 saja, tapi bisa di SMP 24 atau SMP yang ada di Mijen,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat menghadiri halalbihalal dengan Keluarga Besar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kota Semarang di Hotel Santika, Rabu (11/7).

Selain itu, dengan sistem zonasi, khususnya di Kota Semarang, dapat mengurangi problematika kemacetan lalu lintas yang sering terjadi. “Coba dibayangkan kalau warga Gunungpati bersama-sama menyekolahkan anaknya di SMP 3, wah lewatnya jalur yang panjang bisa menimbulkan kemacetan,” kata Hendi, sapaan akrabnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin menambahkan, sistem zonasi berbasis tempat tinggal merupakan kebijakan pemerintah pusat yang baru dilaksanakan di tahun ini berdasar Permendikbud Nomor 14 tahun 2018. Bunyamin menghargai semuanya kemampuan, skill yang dimiliki siswa. Tidak ada yang tidak bisa dihitung untuk menambah nilai zonasi.

Bunyamin menambahkan, tahun ini mulai dibuka sekolah inklusi bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Sehingga anak-anak tersebut akan bisa sekolah sama dengan anak-anak normal lainnya.

“Hal ini merupakan keberanian agar pendidikan bisa dirasakan untuk semua tanpa terkecuali,” tegas Bunyamin.

Sementara itu, terkait kegiatan halalbihalal Keluarga Besar MKKS SMK se-Kota Semarang, wali kota mendorong MKKS SMK mengatasi tantangan generasi milenial. Menurut Hendi, sapaan akrabnya, tantangan mendidik generasi milenial tidak hanya bagi anak mudanya tetapi juga para guru dan kepala sekolah. Butuh sinergitas ketiganya agar menghasilkan generasi yang berkualitas.

“Hal ini yang patut diperhatikan. Jika tidak diimbangi peran para guru dan Kepala Sekolah maka akan bisa terjadi gab knowledge dan gab informasi,” tutur Hendi.

Sedangkan tantangan selanjutnya adalah narkoba dan tawuran pelajar yang butuh pendekatan khusus dan sanksi yang tegas untuk mengatasinya. “Saya angkat jempol  yang dilakukan Kepala SMA 1 yang dengan tegas mengeluarkan siswa-siswanya yang memukuli juniornya meskipun dia di-bully,” tegas wali kota. (tsa/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Reses, Anggota DPRD Dimodali Rp 408 Juta

“Untuk tunjangan reses langsung ke anggota dewan bersangkutan sebesar Rp. 6,3 juta dipotong pajak. Kemudian, ada anggaran back up penyelenggaraan kegiatan reses seperti biaya...

DPRD Demak Bentuk Pansus Raperda Hiburan dan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

RADARSEMARANG.COM - DPRD Kabupaten Demak membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda). Di antaranya, Raperda tentang hiburan dan Raperda terkait...

Arsip Kongkoan Jadi Sumber Riwajat Semarang

RADARSEMARANG.COM - Setiap penelitian sejarah Kota Semarang, buku Riwajat Semarang : Dari Djamannja Sam Poo Sampe Terhapusnja Kong Koan tak bisa dilepaskan dari salah...

Nelayan Sidomulyo Dibekuk

PEKALONGAN - Seorang nelayan bernama Mardiono, 31, alias Kadal, warga Dusun Sidomulyo RT 01 RW 04, Desa Klidang Wetan, Batang, ditangkap anggota Satreskrim Polsek Pekalongan...

Simulasi Penanganan Bencana Libatkan 14 Ribu Orang

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Simulasi penanganan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kemarin berlangsung seru. Simulasi ini melibatkan sebanyak 14 ribu peserta. Selain,...

Jadwal Kompetisi Masih Belum Jelas

SEMARANG – Jadwal kompetisi yang akan diikuti PSIS yakni Liga 2 atau Divisi Utama, hingga saat ini masih belum jelas. Jadwal semula yakni Maret...