33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

PKL Dideadline Sampai 21 Juli

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Belasan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) dan hunian liar di sepanjang Barito diratakan dengan tanah oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang, Rabu (11/7). Tindakan tersebut sebagai percepatan pelaksanaan normalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Dipimpin Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto, pembongkaran yang dibantu pihak kepolisian dan TNI itu berlangsung lancar. Setidaknya ada dua kelurahan menjadi sasaran pembongkaran yakni di Kelurahan Mlatiharjo dan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, tak semua kios PKL dibongkar. Hal ini dijelaskan oleh Fajar Purwoto lantaran para pemilik kios meminta kelonggaran waktu dan telah berjanji akan membongkar sendiri.

“Untuk hari ini kami hanya membongkar 5 bangunan PKL di Bugangan dan 7 bangunan PKL di Mlatiharjo. Memang tidak semuanya. Mereka kami beri kesempatan untuk membongkar sendiri dulu. Kami beri waktu hingga 21 Juli,” ungkapnya.

“Jika belum (dibongkar), kami akan bantu bongkar dan ratakan bangunan pada 23 Juli,” imbuhnya.

Berdasar data terakhir, jumlah PKL dan hunian liar di bantaran BKT ada 425 bangunan yang masih berdiri. Jumlah tersebut masing-masing di Kelurahan Bugangan sekitar 100 PKL, Kelurahan Mlatiharjo ada 200 PKL dan 125 hunian liar.

Sementara untuk PKL di Kelurahan Karangtempel, Fajar menambahkan, baru akan dikumpulkan untuk sosialisasi lebih lanjut. Di kelurahan tersebut, ada sekitar 530 PKL. Pihaknya menargetkan pembongkaran PKL dan hunian liar akan beres pada akhir Agustus mendatang.

“PKL Barito di Karangtempel masih dibiarkan sembari menunggu pembangunan shelter kios PKL di Pasar Barito Baru. Saat ini pembangunan shelter kios masih berjalan dan akan selesai Oktober mendatang,” tegasnya.

Rencananya di Karangtempel akan ada 80 shelter pedagang dengan ukuran 3×4 meter. Dibangun di belakang pasar modern Giant dan pabrik konveksi Apparel. Pendanaan diambilkan dari APBD 2018 sebesar Rp 4.047 miliar.

“Selain itu, 320 shelter pedagang lainnya juga akan dibangun di lahan seluas 2.500 meter persegi. Terletak di bagian depan pasar yang awalnya berupa empang namun saat ini telah diurug,” tandasnya.

Seorang PKL di Kelurahan Mlatiharjo, Sugiono, 40, mendukung adanya proyek normalisasi sungai BKT. Namun, ia berharap pembangunan ke depan memperhatikan seluruh aspek dan dampaknya.

“Ya terpaksa pindah Penggaron, kurang sreg karena tempatnya kecil dan aksesnya sulit. Karena untuk sewa kios di tempat lain harganya juga mahal. Sementara barang dagangan saya letakkan di rumah,” kata pria yang mengaku telah berjualan sejak tahun 1980 itu. (tsa/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kodim Dukung Penarikan Pajak

MAGELANG–Pihak militer mendukung regulasi pengenaan pajak terhadap bangunan instansi militer sebagaimana dicanangkan Pemkot Magelang. Kendati demikian, Kodim 0705/Magelang masih menunggu regulasi ketetapan peraturan tersebut....

KAI Berikan Diskon Khusus Rp 73 Ribu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sebanyak tujuh kereta api (KA) yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang, akan memberikan diskon khusus untuk memperingati HUT RI ke-73. PT KAI...

Semesta Ajak Tokoh Agama Perangi Radikalisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Banyaknya aksi radikalisme dan terorisme yang terjadi belum lama ini, mengancam kesatuan dan keutuhan bangsa. Bahkan aksi tersebut menyasar tempat peribadatan...

RSI Sultan Agung Gelar Donor Darah

RADARSEMARANG.COM - RSI Sultan Agung akan mengadakan donor darah pada Kamis, 28 Desember 2017, bertempat di hall UGD samping laboratorium. Donor akan dimulai mulai...

Kota Lama Jalur Rempah Nusantara

KOTA Lama Semarang bakal disulap lebih meriah dan lebih bersahabat kepada para pengunjung. Pemerintah Kota Semarang menggandeng sejumlah stakeholder terkait untuk mengembangkan kawasan peninggalan...

Jago Merah Hanguskan Rp 500 Juta

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN –  Sebanyak 27 motor, uang Rp 30 juta dan seluruh barang dagangan ludes akibat amukan si jago merah. Isro, 37, warga Pasir...