33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Yakin Terpental, Pilih Cabut Berkas

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Hari terakhir verifikasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMP negeri di Kota Semarang, banyak pendaftar yang melakukan cabut berkas. Ini seperti yang terjadi di SMPN 14 Semarang. Semula terdapat 920 pendaftar. Dari jumlah itu, 365 pendaftar melakukan verifikasi, dan 40 pendaftar melakukan cabut berkas.  “SMPN 14 menyediakan kuota sebanyak 287 siswa,”kata Ketua PPDB SMPN 14 Semarang, Yuni Sriwahyuni, Selasa (10/7).

Dikatakan, pencabutan berkas dilakukan karena orangtua calon peserta didik mengaku bingung dengan sistem PPDB online. Selain itu, sebagian yang lain mencabut berkas lantaran tidak masuk dalam perankingan siswa baru yang diterima.

Salah satu orangtua siswa, Suyadi, menuturkan, dirinya berniat mencabut berkas pendaftaran putranya karena berada di ranking bawah. Suyadi khawatir anaknya akan terpental dari perankingan karena daftarnya berubah setiap jam.

Hal serupa dilakukan Yudha. Pada hari terakhir verifikasi, ia berniat untuk mencabut berkas. Sebab, dikhawatirkan anaknya akan tersingkir karena berada di urutan 10 besar terbawah. “Tapi pihak sekolah menyarankan untuk tidak cabut berkas terlebih dahulu. Katanya anak saya masih memiliki peluang besar diterima di SMPN 34 yang menjadi pilihan kedua,” paparnya.

Di SMPN 12 Semarang, orangtua calon peserta didik yang melakukan aksi cabut berkas mencapai 113 pendaftar. Tahun ini, sekolah ini akan menerima 254 siswa. Dari jumlah itu, SMPN 12 menerima 3 siswa berkebutuhan khusus.

“Pada PPDB ini, jumlah pendaftar 813 siswa, yang melakukan verifikasi 775 siswa berasal dari zona 1 dan zona 2, sedangkan yang belum verifikasi 38 siswa, dan yang melakukan cabut berkas 113 pendaftar,” beber Kepala SMPN 12, Agung Nugroho..

Dikatakan, meski pendaftaran sudah ditutup pukul 10.00, namun pihak sekolah masih tetap melayani proses pencabutan berkas hingga pukul14.30. “Kami masih melayami proses pencabutan berkas ibaratnya hingga titik darah penghabisan,” ujar Agung Nugroho. (mg 9/mg12/aro)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

TBRS Akan Dilengkapi Skywalk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemkot Semarang melalui Dinas Penataan Ruang (Distaru) menargetkan renovasi Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) dimulai tahun ini. Kepala Seksi Pengendalian Tata Ruang...

Penggemar PUBG Waswas dengan Hoax Fatwa Haram

JawaPos.com – Kabar yang satu ini bisa membuat para penggemar PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) waswas. Katanya, Kementerian Kominfo telah memblokir game tersebut. MUI juga disebut...

Anggota Kepolisian Disarankan Pakai Jaket

DEMAK- Anggota kepolisian Polres Demak disarankan supaya lebih berhati-hati jika pulang pergi bekerja. Mereka diminta untuk selalu mengenakan jaket. Ini diperlukan untuk menghindari ancaman...

Jateng Perlu Meniru Sulsel

SEMARANG – DPRD Jateng mengaku kagum dengan keberhasilan Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam pengambilalihan kewenangan SMA/SMK. Semua itu tidak terlepas adanya kerja sama yang...

Jelang Ramadan, Harga Sembako Mulai Naik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Jelang Ramadan harga beberapa komoditas mulai menunjukkan kenaikan, meski tidak signifikan. Kendati begitu, pemerintah mulai terjun ke lapangan untuk memantau harga bahan pokok....

The Alana Andalkan MICE

SEMARANG - Selain menawarkan kamar, sejumlah hotel kini juga memanfaatkan ballroom sebagai salah satu andalan dalam menarik konsumen. Salah satunya The Alana Hotel &...