33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Polres Demak Ungkap Berbagai Kasus Pekat

Kado HUT KE-72 Bhayangkara

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Jajaran Polres Demak selama masa kepemimpinan Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo SIK  berhasil mengungkap berbagai kasus penyakit masyarakat (pekat).  Berdasarkan data Polres Demak, antara Januari hingga Juli 2018, kasus yang terungkap antara lain, kasus perjudian sebanyak 38 kasus dengan 81 tersangka, dan kasus narkoba sebanyak 27 kasus dengan 29 tersangka.

Selain itu, kepolisian setempat juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebanyak 6.237 botol minuman keras (miras) berbagai merek. Miras tersebut disita dari beberapa titik peredaran miras di wilayah hukum Polres Demak. Ribuan botol miras itu telah dimusnahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu di halaman belakang Mapolres Demak.

Pada 2018 ini, Polres Demak juga meraih prestasi peringkat I tingkat Polda Jateng terkait kegiatan pengungkapan dan pencegahan tindak pidana street crime (tindak kriminalitas atau kejahatan jalanan). Selain itu, meraih peringkat II tingkat Polda Jateng terkait Case Management Information System (SEMIS). Yaitu, sistem manajemen informasi berupa perangkat lunak canggih yang digunakani untuk mendukung transparansi pencatatan penyidikan perkara yang ditangani.

Keberhasilan pengungkapkan berbagai kasus pekat ini menjadi kado spesial bagi Polres Demak dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72. Pelaksanaan HUT akan diperingati Rabu (11/7) hari ini, di Alun Alun Kota Demak.

Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, sejak menjabat sebagai Kapolres Demak, banyak kasus penyakit masyarakat dalam enam bulan terakhir yang telah diungkap dan ditangani. Kasus perjudian misalnya, banyak macam kasus judi yang ditangani. Seperti, judi togel, judi dadu, judi sabung ayam dan lainnya.

“Semua tersangka sudah kita tangkap dan menjalani proses hukum. Setidaknya, ada sekitar 80 lebih tersangka untuk kasus perjudian ini. Untuk miras, sudah ribuan botol miras diamankan dalam operasi cipta kondisi,”ujar AKBP Maesa Soegriwo.

Pria kelahiran Jakarta, 28 Januari 1975 ini menegaskan, pihaknya bertekad akan terus membasmi penyakit masyarakat. Dengan demikian, Demak yang berjuluk sebagai Kota Wali tetap aman dan tidak terganggu oleh penyakit masyarakat tersebut.

“Kita memiliki perhatian serius dalam menangani berbagai macam kasus pekat ini. Tentu ini juga menjadi perhatian semua pihak, sehingga Kota Wali ini betul-betul terjaga dan terhindar dari pekat,”kata alumnus Akpol 1998 ini.

Menurutnya, untuk mengungkap kasus pekat, pihak kepolisian tidak mengalami kendala yang berarti. Sebab, peran aktif masyarakat yang selalu memberikan informasi dinilai sangat membantu penindakan yang dilakukan petugas kepolisian. Karena itu, kata Kapolres, peran masyarakat yang proaktif tersebut bisa lebih meningkat dikemudian hari. Dengan demikian, kasus pekat dapat cepat terungkap mendasarkan informasi yang valid dari masyarakat.

Wakapolres Demak, Kompol Ibnu Bagus Santoso, menambahkan,  dengan banyaknya pengungkapan kasus pekat tersebut, telah  sesuai dengan harapan masyarakat Demak. Yaitu, agar ke depan Demak Kota Wali tidak tercemari oleh perbuatan maksiat.

Alhamdulillah, masyarakat memiliki peran penting dalam pemberantasan pekat ini. Warga seringkali secara proaktif memberikan informasi kepada kita agar pekat segera ditangani. Tentu, ini sangat membantu kami dikepolisian untuk mengungkapkan kasus pekat tersebut,”katanya.

Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam memberikan berbagai informasi tidak lepas dari berbagai program kegiatan yang digelar Polres Demak. Misalnya, melalui kegiatan gerakan salat subuh berjamaah bersama dimasjid masjid serta gerakan silaturahmi ke pondok pesantren di wilayah Kabupaten Demak. Gerakan ini secara intens dilakukan Polres Demak. “Dengan adanya kegiatan itu,  kita berupaya jemput bola ke masyarakat. Dengan upaya ini, warga akhirnya berani melaporkan segala hal yang terjadi atau mengganggu lingkungan mereka.  Jadi, masyarakat sudah semakin terbuka dan tidak takut lagi untuk melaporkan kejadian yang ada di lingkungannya,”ujar Wakapolres Kompol Ibnu Bagus.

Menurutnya, gerakan silaturahmi ke ponpes juga memberikan efek positif untuk menyerap aspirasi masyarakat, utamanya dari para ulama dan kiai di Demak. Dukungan para ulama dan kiai sangat besar dalam upaya pemberantasan pekat tersebut. (hib/aro)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...