31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Targetkan 525 Ribu Pengunjung

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Salah satu objek wisata di Semarang, Grand Maerokoco yang merupakan bagian dari PRPP terus berbenah. Tahun ini pengunjung diharapkan dapat meningkat hingga 25 persen dibanding tahun sebelumnya.

Direktur PRPP Jateng, Titah Listyorini mengatakan, tahun lalu pihaknya merevitalisasi Grand Maerokoco. Hasilnya, angka kunjungan meningkat hingga 300 persen dibanding tahun sebelumnya. Yaitu, dari total kunjungan 131 ribu pada tahun 2016 menjadi 421 ribu ditahun 2017.

“Kami sangat bersyukur saat ini Taman Mini Jawa Tengah kembali menjadi objek wisata yang perlu dikunjungi. Tahun ini kami targetkan kunjungan dapat kembali meningkat, sekitar 25 persen dari tahun 2017 atau menjadi 525 ribu kunjungan,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia optimis target tersebut dapat direalisasikan, mengingat adanya tambahan wahana, perbaikan serta berbagai acara yang digelar guna meramaikan objek wisata tersebut. Diantaranya trekking mangrove yang semula menggunakan bambu kini telah diganti dengan kayu bangkirai, begitu juga dengan beberapa anjungan yang diperbaiki.

“Trekking mangrove ini menjadi salah satu wahana favorit para pengunjung, kemudian berkeliling menggunakan perahu mesin untuk lihat bandeng terbang. Ada juga floating market sebagai wahana baru, kemudian kegiatan Malem Minggon di Maerokoco juga digelar. Selain itu, tahun ini kami juga rencanakan membuat pantai pasir di depan anjungan Pemalang dan mercusuar di anjungan Tegal,”bebernya.

Adanya pembukaan terminal baru Bandara Ahmad Yani, lanjutnya, diharapkan juga dapat mendongkrak kunjungan. “Waktu tempuh sekitar tiga menit dari bandara baru ini. Hanya saja contra flow dengan bandara. Namun sudah kami upayakan agar pengunjung dapat masuk terlebih dahulu melalui PRPR,”ujarnya. (dna/zal)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...