33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Sudirman: Ganjar-Yasin Selamat Bekerja

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sudirman Said dan Ida Fauziyah mengaku akan menerima hasil keputusan KPU Jateng. Pasangan tersebut mengucapkan selamat bekerja untuk pasangan Ganjar-Yasin. Meski begitu, Sudirman-Ida Fauziyah akan tetap berkomitmen untuk ikut membangun Jawa Tengah.

Sidang pleno KPU Jawa Tengah, bahwa Pasangan nomor 1 (Ganjar Pranowo – Taj Yasin) memperoleh 10.362.694 suara, atau 58,78  persen dan Pasangan nomor 2 (Sudirman Said-Ida Fauziyah) mendapatkan 7.267.993 suara pemilih, atau 41,22  persen. “Alhamdulillah semua proses Pilgub Jateng sudah selesai. Kami berdua beserta seluruh partai pendukung dan relawan mandiri, mengucapkan Selamat Bekerja, mengemban amanah seluruh warga Jawa Tengah,” kata Sudirman Said saat membacakan pernyataan sikap Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang.

Meski begitu, pihaknya memberikan sejumlah catatan untuk pembelajaran di Jateng. Pertama, Pilkada Jawa Tengah 2018 ini menyisakan tanda tanya tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah. Setidaknya ada potensi sebanyak 3,7 juta nama-nama pemilih memberi indikasi tidak akuratnya jumlah dan identitas pemilih Jawa Tengah. “Jumlah ini lebih besar dari selisih perolehan suara antara pasangan nomor 1 dan pasangan nomor 2. Terhadap hal yang amat serius ini, kami memandang belum ada penanganan yang cukup serius oleh pihak-pihak yang berwenang,” ujarnya.

Kedua, banyak pihak yang menyayangkan amat terbatasnya sosialisasi pasangan calon.  Hal ini disebabkan oleh kegagalan lelang alat peraga kampanye berulang-ulang. KPU Jawa Tengah mengalami tiga kali gagal lelang, baik lelang pencetakan brosur, pemasangan baliho, maupun pemasangan iklan di media cetak dan elektronik. Akibatnya proses sosialisasi jauh dari memadai. “Menjadi tanda tanya, mengapa dalam suasana adem ayem minim sosialisasi, tetapi partisipasi pemilih mencapai 67,97 persen; jauh di atas tingkat partisipasi dua Pilkada sebelumnya yang hanya 58,46 persen (2008), dan 54,25 persen (2013),” bebernya.

Ketiga, tidak dapat ditutupi bahwa sejumlah lembaga survei terus bersahut sahutan membangun persepsi yang merugikan pasangan calon nomor 2.  Hal ini mengakibatkan persepsi masyarakat tergiring sedemikian rupa, dan yang lebih penting, para pihak yang berpotensi mendukung paslon nomor 2, satu per satu menarik diri. Serta keempat, disinyalir terjadi tekanan kepada sejumlah pihak yang akan memberikan bantuan. Bahkan pada saat-saat terakhir yang amat menentukan, uang konsumsi untuk saksi pun mengalami semacam sabotase.

“Catatan ini bukanlah pernyataan sikap tidak menerima kekalahan, malahan justru dalam keterbatasan dan tekanan yang kami alami jumlah suara yang kami peroleh sejatinya adalah suatu kemenangan intrinsik,” bebernya. Sudirman Said – Ida Fauziyah berkomitmen untuk terus bersama-sama warga Jawa Tengah. (fth/zal)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...