33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

DPRD Bahas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanan APBD 2017

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— DPRD Kabupaten Magelang telah menerima Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 dari Bupati Magelang dalam Sidang Paripurna kemarin malam. Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Drs H Soenarno.

Dalam laporan tersebut, Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP mengatakan, dari target Pendapatan Daerah Rp 2,3 triliun dan dapat terealisasi Rp 2,2 triliun. Kekurangan dari target sebesar Rp 85,8 miliar atau terealisasi sebesar 96,36 persen dari yang direncanakan.

Rincian Pendapatan Asli Daerah dianggarkan sebesar Rp 399 miliar dan berhasil direalisasikan Rp 403 miliar. Komponen pendapatan itu terdiri dari Pendapatan Pajak daerah yang melebihi target hingga Rp 8,8 miliar. Kemudian dari pendapatan retribusi daerah dan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Kemudian, pendapatan lain yang sah dari yang dianggarkan sebesar Rp 251 miliar berhasil direalisasikan Rp 249 miliar. Juga pendapatan dari sumber lain seperti transfer pemerintah pusat atau dana perimbangan, dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil bukan pajak, dana alokasi umum dan dan alokasi khusus.

Dalam laporannya, Bupati Magelang juga menyampaikan realisasi belanja daerah. Di mana, dianggarkan Rp 2,3 triliun, baru terealiasasi Rp 1,9 triliun. Kurang dari target yang ditetapkan sebesar Rp 384 miliar.

Hal ini disebabkan antara lain karena adanya kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan karena waktu yang tidak cukup untuk pelaksanaan kegiatan. Ada juga kegiatan yang gagal lelang sehingga diluncurkan dan dianggarkan kembali pada Tahun Anggaran berikutnya.

Dalam laporan tersebut dirinci juga belanja operasi yang terdiri dari belanja pegawai dan belanja barang sebesar Rp 1,6 trilun. Kemudian belanja hibah dianggarkan Rp 80 miliar, terealisasi Rp 69 miliar. Di mana, masih ada sisa Rp 11,1 miliar yang tidak terealisasi. Bantuan sosial (bansos) Rp 46 miliar terealisasi Rp 43,5 miliar atau kurang Rp 2,5 miliar dari target.

Kemudian, belanja modal dianggarkan Rp 665 miliar, terealisasi Rp 502 miliar. Belanja tanah dianggarkan Rp 75,8 miliar hanya teralisasi Rp 31 miliar atau kurang dari target sebesar Rp 44 miliar.

Belanja peralatan dan mesin dianggarkan sebesar Rp 109,7 miliar hanya terealisasi Rp 82 miliar atau sisa Rp 27,7 miliar. Kemudian belanja gedung dan bangunan Rp 234 miliar, terealisasi Rp 184 miliar. Belanja irigasi dan jaringan Rp 200 miliar hanya terealisasi Rp 166,4 miliar.

Kemudian, belanja aset tetap dianggarkan Rp 20,4 miliar kini terealisasi Rp 12,4 miliar. Kemudian, belanja aset tak berwujud dianggarkan Rp 897,6 miliar terealisasi sebesar Rp 753 miliar. Sedangkan belanja BOS yang dianggarkan RP 23,7 miliar terealisasi lebih hingga Rp 24,4 miliar. Belanja tidak terduga dianggarkan Rp 33 miliar terealisasi Rp 4,1 miliar atau hanya terealisasi 12,4 persen.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Soenarno MM mengatakan pihaknya akan melakukan kajian mendalam terhadap laporan pertanggungjawaban penggunaan APBD 2017 tersebut. Sehingga, akan dijadikan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan pemerintah ke depan yang lebih baik. “Tentu akan kita lakukan evaluasi karena masih ada banyak program program yang belum bisa direalisasikan,” ujarnya.

Juga, kata dia, ada sisa anggaran yang cukup besar yang belum termanfaatkan betul untuk kepentingan masyarakat. “Porsi belanja langsung dibandingkan belanja pegawai masih timpang terlalu jauh. Dan itu masih ada sisa anggaran yang belum bisa diserap, Jadi pasti akan kita berikan catatan-catatan,” kata dia. (adv)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gesit Kendarai Moge

BRIPDA Resty Eva Ardian tergolong perempuan yang gesit. Anggota Polwan yang betugas di Bagbinopsnal Polda Jateng ini memiliki skill dalam mengendarai motor gede alias...

Hendi Jamin Warga Miskin Ter-Cover BPJS Kesehatan

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menunjukkan komitmen untuk membantu warga miskin agar ter-cover dalam BPJS Kesehatan. Bukti keseriusan Pemkot Semarang diwujudkan dalam bentuk penandatanganan...

Belok Terlalu ke Kanan Tewas Dihajar Truk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang perempuan berusian 19 tahun tewas mengenaskan di Jalan Woltermonginsidi, tepatnya di traffic light simpang arteri Soekarno-Hatta, Kamis (12/7), sekitar pukul...

Promosikan Desa Melalui Website

MUNGKID—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang membantu memfasilitasi kegiatan kepariwisataan di Kabupaten Magelang. Terbaru, mereka meresmikan Information Communication dan Technology (ICT) Desa Pogalan, Kecamatan Pakis. Sekaligus,...

Tingkatkan Kontribusi Kuliner

RADARSEMARANG.COM , SEMARANG – Industri kuliner belakangan berkembang cukup pesat dengan ragam inovasinya. Sektor ini diharapkan dapat berkontribusi lebih besar pada PDB ekonomi kreatif. Kasubdit...

Penanganan Usaha Mikro Terbentur Aturan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah mencatat jumlah UMKM di 35 kabupaten/kota di provinsi ini mencapai 36 ribu. Dari jumlah tersebut,...