32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Munculkan Bibit Petinju Profesional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ratusan petinju cilik dari berbagai daerah di Jawa Tengah unjuk kemampuan  dalam kompetisi tinju Rambo YTBK Fighting 2018, yang digelar di Gedung UTC Semarang, Minggu (8/7). Para petinju yang rata-rata masih berusia belasan tahun itu memamerkan teknik tinju profesional saat berlaga di atas ring.

Total ada 64 pertandingan yang diikuti oleh 128 petinju dalam kompetisi yang digagas Sasana Boxing Rambo YTBK Semarang dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Tengah tersebut. Dalam pertandingan tersebut para petinju dipertemukan sesuai kelas dan berat badan.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pertina Jateng, Parlindungan Manik, mengatakan, ajang yang digelar kali ini sengaja untuk memburu bibit-bibit petinju profesional sejak usia dini. Dengan memberikan ruang kompetisi akan memberikan motivasi kepada petinju cilik untuk lebih giat lagi berlatih.

“Melalui kegiatan ini akan terlihat potensi tinju di Jawa Tengah,” katanya di sela kegiatan tersebut.

Parlindungan Manik menambahkan kegiatan ini akan sering diadakan agar lebih efektif menjaring potensi atlet di daerah-daerah terpencil.

Pembina Sasana Boxing Rambo YTBK, Yanto BK mengatakan, kompetisi tinju ini juga sebagai ruang bagi para bibit-bibit petinju unjuk kebolehan.

“Dengan memberikan ruang tersendiri ini maka akan terlihat sejauh mana kemampuan atlet tinju ini,” katanya.

Dia menambahkan, dengan berbagai kompetisi yang digelar, bisa sebagai jembatan para atlet meraih cita-citanya. “Melalui pertandingan ini akan terlihat potensi mereka. Petinju daerah di kota-kota kecil juga banyak yang bagus. Ini kesempatan mereka memperlihatkan diri,” tandasnya.

Salah satu petinju cilik asal Demak Isnan Virgian, 14, mengaku senang bisa mengikuti kompetisi tinju Rambo YTBK. Ia sudah kali keempat mengikuti gelaran ini. “Saya ingin menjadi petinju dunia dan dapat mengharumkan nama Indonesia dan kota kelahiran saya,” kata siswa SMP N 5 Demak, ini. (hid/zal)

Latest news

Related news