33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Ratusan Nelayan Antusias Ikuti Lomba Cat Perahu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Ratusan nelayan Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, megikuti lomba mengecat perahu. Lomba bertajuk Ekspedisi Nusantara itu dilakukan untuk meningkatkan kekompakan dan keamanann nelayan saat melaut.

Lomba digelar oleh PT Seiv Indonesia itu diikuti oleh 127 kapal yang melibatkan lebih dari 500 nelayan di Bandengan. Para nelayan atnusias bisa mengikuti lomba mengecat perahu.

Salah satu peserta, Muhammad Irawan mengatakan, ia bersama ayah dan tiga nelayan lainnya menggarap satu kapal yang biasa digunakan untuk melaut bersama. “Cuaca sedang tak menentu, ombak tinggi jadi nelayan tradisional seperti kami tidak bisa melaut. Kebetulan bantuan cat, jadi bisa untuk memperbaiki kapal,” katanya.

Diakuinya, bantuan cat dari PT Seiv Indonesia sangat membantu para nelayan. Sebab untuk mengecat satu kapal miliknya berukuran 9 x 4 meter dibutuhkan 15 kaleng. “Jadi kami hanya tinggal beli enam kaleng saja,” tandasnya.

Brand Manager PT Seiv Indonesia Cabang Semarang, Hartono mengatakan, lomba ini merupakan bagian dari CSR PT Seiv Indonesia. Kegiatan ini dilakukan hampir di seluruh wilayah perairan nelayan di Indonesia. “Tujuannya membantu nelayan dan juga memperkenalkan produk cat kami kepada nelayan,” akunya.

Untuk Wilayah Jawa Tengah sendiri, ada enam titik lomba mengecat kapal. Yakni Kendal dua tempat (Bandengan dan Gempolsewu), Demak dua tempat, Semarang satu tempat dan Batang satu tempat.  “Untuk di Gempolsewu ini, lomba mengecat perahu sudah dilakukan sejak Mei dan sekarang ini penilaiannya,”katanya.

Dikatakan, dengan lomba ini, maka perahu selain tampak indah, juga menjadi awet. Pasalnya cat yang digunakan itu dapat mencegah organisme laut yang menempel pada perahu. “Cat ini menutup pori-pori kapal dan bisa mencegah tumbuhnya lumut maupun kerang yang biasa merusak perahu,” jelasnya. (bud/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Love Kim dari BigReds Irlandia

oleh Dahlan Iskan Dari Pyongyang saya harus bermalam di Beijing. Satu-satunya jalan hari itu. Pesawat dari Pyongyang tiba di Beijing sudah jam 5 sore. Kebetulan pula....

Buruh Siap Sumbang  2 Juta Suara untuk Sudirman-Ida

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Organisasi buruh Jawa Tengah siap menyumbangkan 2 juta suara untuk memenangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalan Pilgub Jateng 2018. Ketua Dewan Pimpinan...

Dituduh Menantang, Siswi SMK LPI Dianiaya

SEMARANG - Seorang perempuan bernama SR, warga Semarang Utara dilaporkan ke Polrestabes Semarang oleh salah satu siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lembaga Pendidikan...

Persaingan Kompetitif, Kuatkan Koperasi

SEMARANG - Maraknya persaingan bisnis perjalanan umrah dan haji plus yang semakin kompetitif membuat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (Amphuri) Pusat turun...

Didik Pemain Sepak Bola Berkarakter

Nama Edy Prayitno di dunia persebakbolaan Jawa Tengah sudah tidak asing lagi. Ia adalah pelatih Persikama Kabupaten Magelang, sekaligus salah satu pendiri klub tersebut...

Potensi Penanaman Modal Belum Tercatat Maksimal

SEMARANG – Potensi penanaman modal di Jawa Tengah dinilai cukup besar. Sayang, belum semua tercatat dengan baik. Sehingga nilai yang tercatat selama ini belum...