31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Perkuat Kembali Komoditas Kelapa di Demak

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Di wilayah Kabupaten Demak dulu merupakan salah satu daerah penghasil buah kelapa. Namun, kejayaan komoditas itu meredup seiring dengan makin langkanya pohon kelapa. Ini terjadi antara lain akibat serangan hama kewangwung hingga menyebabkan pohon kelapa mati.

Kini, Pemkab Demak kembali berupaya menggalakkan kembali komoditas kelapa sebagai penghasilan tambahan masyarakat dipedesaan. Caranya adalah menanam sebanyak banyaknya bibit pohon kelapa. Tercatat ada 11 ribu bibit pohon kelapa yang telah diserahkan kepada 200 petani di Demak.

Bantuan bibit kelapa diserahterimakan langsung oleh Sekda dr Singgih Setyono MMR kepada petani disela sosialisasi pengembangan tanaman kelapa 2018 yang berlangsung di Sanggar Pramuka, Jalan Sultan Trenggono, Kota Demak.

Sekda dr Singgih mengatakan, pada 2016, kebutuhan kelapa di Demak mencapai lebih dari 190 ribu butir tiap hari atau lebih dari 33 juta butir kelapa tiap tahunnya. Sedangkan, Demak sendiri hanya dapat menghasilkan sekitar 2 ribu butir kelapa tiap tahunnya. Artinya, peluang bisnis kelapa sangat menjanjikan. “Kita berharap, makin banyak petani yang menanam kelapa. Sejauh ini, hanya petani di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen dan petani di Kecamatan Karanganyar yang menanam pohon kelapa. Kita harapkan, penyebaran pohon kelapa lebih merata,”katanya.

Menurutnya, perlu dukungan semua pihak agar kelapa menjadi komoditas unggulan perkebunan selain tembakau,” ujarnya. (hib/zal)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...