33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

2 Juta Jiwa Terancam Kesulitan Air

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jelang musim kemarau, sebanyak 242 kecamatan di Jawa Tengah terancam kekeringan. Dari sejumlah kecamatan tersebut meliputi 1.136 desa dengan jumlah penduduk 1.793.417 jiwa.

“Di sana, ada sekitar 500 ribuan lebih keluarga,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana.

Dikatakan olehnya, sejumlah daerah telah mendapatkan pengawasan khusus, seperti Wonogiri, Rembang, Klaten dan Purwodadi. “Untuk mengantisipasi bencana kekeringan ini, BPBD telah membantu berupa mobil tangki air di tiap-tiap daerah rawan,” ujarnya.

Sarwa menambahkan, pihaknya akan melakukan program prioritas yakni pipanisasi dan pembuatan sumur dengan memanfaatkan sumber mata air yang ada. Dengan program ini, diharapkan bencana kekeringan di tahun berikutnya luasannya dapat berkurang.

“Kami tentu tidak ingin begini terus. Minimal berkurang wilayah dampaknya. Kalau hanya dropping air saja, tahun depan juga akan sama lagi. Tapi, pipanisasi dan sumur akan dilakukan kalau dana dari BNPB turun,” jelasnya.

Selain upaya yang dilakukan pemerintah provinsi, Sarwa menambahkan, saat ini pemerintah daerah juga telah berupaya mengatasi kebutuhan air bersih. Termasuk dunia usaha yang terus membantu melalui program CSR-nya. Dirinya berharap, bantuan dari perusahaan bisa sampai pada program pipanisasi dan pembuatan sumur agar masyarakat dapat merasakan dampaknya dalam jangka waktu yang panjang.

Atas kondisi ini, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan telah siap turun tangan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memiliki anggaran sekitar Rp 600 juta untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Dana yang pada tahun sebelumnya baru terserap sebanyak 39 persen. “Pemprov Jateng menyediakan 2000 tangki air bersih yang siap dikirim ke sejumlah daerah rawan kekeringan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ganjar juga mengatakan bahwa Pemprov mempunyai dana darurat sebesar Rp 40 miliar yang dapat dipakai kapan saja ketika muncul bencana. Ia telah menginstruksikan kepada masing-masing kepala daerah untuk mengelola penggunaan dana penanggulangan bencana secara optimal. (sga/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tawuran Antarpelajar, Satu Terluka

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Tawuran antarpelajar SMK Bina Utama Kendal dengan SMK Bhineka Kendal, terjadi di Jalan Arteri Soekarnp-Hatta, Desa Jambearum, Rabu (3/1) kemarin. Akibatnya,...

AMDK Sukabela Jadi Rujukan Daerah Lain

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) ‘Sukabela’ yang dikelola Pemkab Semarang melalui pemanfaatan sumber muncul menjadi rujukan beberapa daerah. Hal itu dikatakan...

Sosok yang Peduli Keluarga

RADARSEMARANG.COM - MENYEMPATKAN waktu bermain dengan anak-anak sepulang kerja pada jam berapapun, sudah menjadi prinsip Kasatlantas Batang AKP Muhammad Adiel Aristo. Baginya, hari Minggu...

Kenalkan Narkoba pada Siswa PAUD

TEMANGGUNG- Sosialisasi bahaya narkotika harus dilakukan sejak dini. Termasuk pada anak-anak usia PAUD dan TK. Tentu caranya beda dengan sosialisasi pada responden remaja dan...

49 Orang Berlomba Jadi Pustakawan Terbaik

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebanyak 49 pustakawan se-Kota Magelang mengikuti pemilihan pustakawan berprestasi tingkat Kota Magelang tahun 2018 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip)...

Bupati Kudus Raih Gelar Doktor di Undip

SEMARANG-Rasa syukur dan haru terlihat di wajah H Musthofa, Bupati Kudus. Terutama, saat Yuwanto Ph.D selaku sekretaris Sidang Ujian Promosi Doktor Ilmu Sosial Undip...