33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

2 Juta Jiwa Terancam Kesulitan Air

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jelang musim kemarau, sebanyak 242 kecamatan di Jawa Tengah terancam kekeringan. Dari sejumlah kecamatan tersebut meliputi 1.136 desa dengan jumlah penduduk 1.793.417 jiwa.

“Di sana, ada sekitar 500 ribuan lebih keluarga,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana.

Dikatakan olehnya, sejumlah daerah telah mendapatkan pengawasan khusus, seperti Wonogiri, Rembang, Klaten dan Purwodadi. “Untuk mengantisipasi bencana kekeringan ini, BPBD telah membantu berupa mobil tangki air di tiap-tiap daerah rawan,” ujarnya.

Sarwa menambahkan, pihaknya akan melakukan program prioritas yakni pipanisasi dan pembuatan sumur dengan memanfaatkan sumber mata air yang ada. Dengan program ini, diharapkan bencana kekeringan di tahun berikutnya luasannya dapat berkurang.

“Kami tentu tidak ingin begini terus. Minimal berkurang wilayah dampaknya. Kalau hanya dropping air saja, tahun depan juga akan sama lagi. Tapi, pipanisasi dan sumur akan dilakukan kalau dana dari BNPB turun,” jelasnya.

Selain upaya yang dilakukan pemerintah provinsi, Sarwa menambahkan, saat ini pemerintah daerah juga telah berupaya mengatasi kebutuhan air bersih. Termasuk dunia usaha yang terus membantu melalui program CSR-nya. Dirinya berharap, bantuan dari perusahaan bisa sampai pada program pipanisasi dan pembuatan sumur agar masyarakat dapat merasakan dampaknya dalam jangka waktu yang panjang.

Atas kondisi ini, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan telah siap turun tangan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memiliki anggaran sekitar Rp 600 juta untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Dana yang pada tahun sebelumnya baru terserap sebanyak 39 persen. “Pemprov Jateng menyediakan 2000 tangki air bersih yang siap dikirim ke sejumlah daerah rawan kekeringan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ganjar juga mengatakan bahwa Pemprov mempunyai dana darurat sebesar Rp 40 miliar yang dapat dipakai kapan saja ketika muncul bencana. Ia telah menginstruksikan kepada masing-masing kepala daerah untuk mengelola penggunaan dana penanggulangan bencana secara optimal. (sga/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Begal Motor Dibekuk

MAGELANG—Pelaku begal di wilayah Kajoran, Kabupaten Magelang, berhasil diringkus petugas Polsek setempat. Tersangka berinisial ARS, 20, warga Kajoran. ARS diciduk karena membegal Riki Yoga,...

Kecelakaan Karambol, 1 Tewas

SALATIGA – Ahmad Sofiyan, 22, warga Jalan Sugriwo RT 07 RW 03 Semarang meninggal seketika dalam kecelakaan yang terjadi di jalan Soekarno-Hatta Salatiga, Kamis...

Sampai Luar Kota, Rela Dibayar Seikhlasnya

Gunarto adalah pelatih barongsai di sejumlah sekolah di Kota Semarang. Dalam melatih seni sekaligus olahraga barongsai ini, dia tidak pasang tarif. HARIYANTO GUNARTO menjadi pelatih...

Heboh Video Evakuasi Balita Korban Bencana Palu

JawaPos.com - Kamis malam (18/10), pembaca Jawa Pos mengirimkan sebuah screenshot posting-an netizen di Facebook. Isinya berupa foto dan video evakuasi seorang balita yang...

Wujudkan Temanggung Sebagai Surganya Kopi 

TEMANGGUNG—Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Temanggung akan menggelar Festival Kopi pada  20-22 Oktober 2017. Agenda rutin tahunan ini masuk tahun ke-3. Rencananya, kegiatan...

Wisatawan Amerika

RADARSEMARANG.COM - Sebanyak 300 wisatawan asing asal Amerika Serikat berkunjung ke Klenteng Sam Pho Kong, Kota Semarang, Sabtu (17/2) kemarin. Mereka merupakan rombongan penumpang...