33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Rumah Terbakar, Uang Puluhan Juta dan Motor Ludes

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO –  Kebakaran melanda rumah keluarga Nuryanto, 65, warga Dusun Kewengen Desa Karangduwur Kecamatan Kalikajar, Wonosobo Rabu (4/7). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Rumah sedang kosong ditinggal pemiliknya ke ladang. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 144 juta karena di dalam rumah terdapat 1 unit sepeda motor dan uang tunai Rp 68 juta yang ikut terbakar.

Menurut Rohim, 46, warga setempat, pada saat kejadian dia sedang mengendarai sepeda motor melewati depan rumah korban. Tiba-tiba ia melihat ada asap dan api yang keluar dari rumah korban di bagian belakang.

Saat kejadian sekitar pukul 09.00 saya sedang mengendarai sepeda motor lewat depan rumah Nuryanto. Tiba-tiba terlihat asap dan api dibelakang rumahnya dan terus membesar. Saya langsung meminta tolong pada warga lain,  ujarnya.

Puldalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sabar  mengatakan dari keterangan yang dihimpun, diduga percikan api muncul dari ledakan senter yang sedang dicharge. “Kemudian api dengan cepat merembet pada kabel dan seluruh rumah.

Api baru dapat dipadamkan sekitar 5 jam setelah warga mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya. “Pada saat peristiwa naas tersebut, rumah dalam keadaan kosong karena penghuni sedang di ladang, lanjutnya.

Akibat dari kejadian ini, seluruh isi rumah berikut satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp 68 juta ikut terbakar. Kerugian ini ditaksir hinggaRp 144 juta. Untuk sementara korban mengungsi di tempat saudaranya. (cr1/lis)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bangun Koneksitas Wujudkan Smart City dan Smart Villages

RADARSEMARANG.COM - Wujud nyata komitmen PT Telkom Divisi Regional IV Jateng-DIY dalam mengimplementasikan kota pintar alias smart city, sangat besar. Berbagai program dilaksanakan untuk...

Tak Izinkan Galang Dana di Jalan

MAGELANG—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Magelang tidak mengizinkan adanya praktik penggalangan dana yang mengatasnamakan organisasi massa Islam di jalan raya. Belakangan ini, MUI menemukan...

Ciptakan Nuansa Seram, Ajak Diskusi Tanpa Dialog

RADARSEMARANG.COM - Sufan Andy Lukman mengembangkan musik eksperimental dengan konsep horror box. Seperti apa?  JOKO SUSANTO MUSIK menjadi media berekspresi yang paling mudah mendapat perhatian, termasuk...

Muhammadiyah Tolak Radikalisme

MAGELANG - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang secara keras menolak segala bentuk radikalisme. Utamanya potensi kebangkitan paham komunisme yang dikemas melalui propaganda melalui...

Predikat KLA Lewati 24 Indikator

MAGELANG – Tim evaluasi Kota Layak Anak (KLA) pusat yang terdiri delapan orang datang ke Kota Magelang untuk melakukan verifikasi, penilaian dan peninjauan langsung...

Berbaur dengan Warga, Diajak Blusukan ke Kampung

Kampung Tidar Campur dikejutkan dengan kedatangan satu keluarga turis asal Belgia, Senin (28/8) lalu. Mereka penasaran dengan keberadaan Kampung Pelangi di Kota Magelang itu,...