33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Lupa Matikan Kompor, Rumah Terbakar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Rumah milik Ny Tesanika, 50, warga Jalan Ki Penjawi, Sidorejo Lor, Salatiga ludes terbakar, Rabu ( 4/7) malam sekitar pukul 22.00. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sedangkan penyebab kebakaran yang menghebohkan warga ini diduga kuat karena kompor yang lupa dimatikan. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kejadian bermula ketika korban yang tinggal di rumah seorang diri ini membuat roti yang menjadi mata pencahariannya setiap hari. Saat itu ia sedang membuat roti dan posisi kompor gas menyala. Karena kecapaian, korban ketiduran.

Tidak berapa lama korban kaget dan terbangun karena mengetahui tiba-tiba api di kompor gas membesar hingga menyambar ke ruangan dapur. Korban yang saat itu sudah terbangun, langsung berlari keluar rumah sembari teriak-teriak minta tolong. Korban bahkan sempat menyelamatkan sepeda motor miliknya.

Api lebih cepat menjalar karena malam itu angin bertiup kencang. Jago merah dengan cepat menjalar dan membakar bangunan loteng permanen tersebut. Tak ketinggalan warga juga menyelamatkan peralatan salon milik Arum yang berhimpitan dengan rumah korban. “Sebelum api membesar sempat terdengar suara ledakan yang diduga dari kompor gas. Setelah itu api membesar,” kata Arum pemilik salon yang menempati bangunan depan rumah miliki Tesanika.

Tak lama kemudian lima mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Salatiga datang bergantian untuk memadamkan kobakaran api. Petugas sempat kewalahan karena angin pada malam itu bertiup sangat kencang. Namun setelah dua jam kemudian, api berhasil dipadamkan.

Sementara Tesanika sendiri karena rumahnya ludes, untuk sementara ia menumpang di rumah kerabatnya. Selama ini ia hidup sendirian, anak tunggalnya tinggal di Jakarta.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan, petugas datang ke lokasi guna pengamanan lokasi dan mempermudah mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan kuat karena kompor. (sas/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Feminim dengan Sneakers Bling-Bling

 SEMARANG - Era sneakers masih berjaya di tahun 2017. Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini sejumlah detail banyak diaplikasikan. Diantaranya bling-bling dan embroidery. Seperti sejumlah...

Prihatin, ”Ayam Kampus” via Online

PAKAR Teknologi Informasi (TI) Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Dr Sholicul Huda MKom, menyebut, ada beberapa alasan mengapa prostitusi online marak kembali. ”Pengguna medsos (media sosial)...

SYP Rengkuh All Final Tunggal Dini Putra

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO - Klub Perkumpulan Bulu tangkis (PB) Sadewo Yunior Purworejo atau SYP menguasai babak all final kelompok usia tunggal dini putra Djarum Foundation...

Malapraktik Tukang Gigi

RADARSEMARANG.COM - Ibu Dini S Purwono yang saya hormati. Beberapa hari lalu, saudara saya memasang behel atau kawat gigi di tempat praktik tukang gigi...

Anggaran Jalan Turun Rp 87,98 Miliar

UNGARAN–Alokasi anggaran untuk pembangunan maupun pemeliharaan infrastruktur jalan Kabupaten Semarang mengalami penurunan yang cukup drastis. Penurunan anggaran sekitar 87,98 miliar ini dikhawatirkan mempengaruhi kondisi...

RSUD Kajen Tambah Fasilitas dan Tingkatkan Mutu Pelayanan

KAJEN – RSUD Kajen terus meningkatkan mutu serta pelayanannya. Penambahan sejumlah fasilitas rumah sakit milik Pemkab Pekalongan ini membuat masyarakat setempat semakin nyaman untuk...