33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Gugatan Melawan Bupati Demak Ditolak

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, menolak gugatan melawan Bupati Demak dan Ketua Panitia Seleksi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) pada Universitas Indonesia (UI), yang diajukan perwakilan warga bernama Ashadi Suwardi, terkait proses seleksi perangkat desa, yang gagal masuk seleksi karena dalam perekrutannya diduga ada kecurangan.

Dalam amar putusannya majelis hakim menerima eksepsi tergugat, Bupati Demak dan Ketua Panitia Seleksi Fisip UI.“Dalam eksepsi, mengabulkan eksepsi tergugat. Dalam pokok perkara, menolak gugatan penggugat,” kata majelis hakim yang dipimpin, Eko Yulianto, Kamis (5/7).

Majelis hakim juga berpendapat, gugatan dengan Nomor Perkara 30/G/2018/PTUN-SMG tersebut, penggugatnya tidak memiliki dasar hukum yang kuat.“Posisi penggugat tidak memiliki dasar hukum yang kuat dalam perkara ini,”tandasnya.

Menyikapi putusan itu, kuasa hukum penggugat, Suwondo, menyatakan banding. Namun terlebih dahulu akan mempelajari amar putusan hakim. Menurutnya, pertimbangan hakim kurang cermat. karena, hakim tidak melihat dalil dan bukti penggugat secara utuh.“Kami sayangkan atas putusan itu, sehingga kami akan mengajukan banding,” katanya.

Ia mengatakan, perkara berawal dari diumumkannya hasil tes pengisian perangkat desa, Kabupaten Demak. Hasil tes dari Fisip UI, yakni berupa lembaran-lembaran yang tidak ada cap, tanda tangan, nama penanggungjawab dan tanggal dikeluarkannya surat.

Surat dilampiri berita acara serah terima hasil seleksi calon perangkat desa Kabupaten Demak pada tanggal 28 Februari 2018. Pihak I Agus Puryono, ketua paguyuban kepala desa se-kabupaten demak dan pihak II Sofyan Cholid selaku ketua tim seleksi.“Berita acara ini jelas-jelas tidak diatur dalam peraturan daerah kab. Demak nomor 1 Tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa,”ungkapnya.

Ia menilai, hal tersebut tidak ada dalam peraturan rektor Universitas Indonesia nomor 020 Tahun 2016 tentang pedoman dan petunjuk teknis pengelolaan kerjasama dan SK Rektor UI No. 0037/SK/R/UI/2018 tentang prosedur operasional baku layanan pengajuan dan pemeriksaan kerjasama di Universitas Indonesia.

Sebelumnya, puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Warga Demak Bersatu (AWDB) sempat lakukan aksi damai didepan PTUN Semarang. Aksi tersebut diperuntukkan untuk mendukung, para calon perangkat desa di wilayah Demak, yang gagal masuk seleksi karena dalam perekrutannya diduga ada kecurangan.

Sedangkan, penggugat Ashadi Suwardi, mengatakan, Bupati Demak dan Ketua Panitia Seleksi Fisip UI selaku tergugat, telah melanggar Perda nomor 1 tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa Bab IV tim pengisian. Selain itu, melanggar Perda nomor 4 tahun 2017 tentang petunjuk pelaksanaan Perda Kabupaten nomor 6 tahun 2015 tentang perangkat desa.“Kebijakan Fisip UI benar-benar tidak bermutu karena mengeluarkan surat bodong yang tidak bertanggung jawab. Surat tanpa tanggal, stempel, nama dan tanda tangan,”sebutnya.

Selain itu, lanjut Ashadi, ada kesalahan sangat fatal, karena ada nomor peserta dan nama yang sama dan hasil tanya berbeda. Kemudian tidak menyantumkan nilai praktik dan hasil wawancara.“Seharusnya 3 komponen penilaian ini digabungkan dan dibagi 3. Hasilnya nilai rata-rata tanpa menyantumkan dua unsur penilaian, ini jelas-jelas tidak sah dan batal demi hukum,” tandasnya. (jks/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Industri Fashion Menggeliat

Pengunjung memilih busana batik di sebuah stan di Mal Paragon Semarang, kemarin. Berbagai kerajinan kain dari berbagai daerah di Indonesia ikut serta di gelaran...

Korban Dukun Cabul 4 Anak

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dukun cabul berhasil diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polres Pekalongan, Jumat (23/2). Penangkapan sempat membuat geger warga Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten...

Bertato, Jadi Sulit Dapat Sekolah

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Layanan hapus tato gratis yang digelar Solo Medicare di Masjid Jami Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon...

Pengunjung TKL Melonjak

MAGELANG – Dua hari belakangan ini, pengunjung Taman Kyai Langgeng (TKL) membeludak. Manajemen mencatat, pergerakan jumlah pengunjung terlihat sejak Minggu (23/4) mencapai 4.809 orang....

Aston Siapkan 200 Kursi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Demam piala dunia membuka peluang bagi sejumlah usaha, termasuk industri perhotelan. Aston Semarang Hotel and Convention Center menjadi salah satu yang menangkap peluang...

CEO Jateng Berbagi Sesama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Prihatin dengan kondisi warga yang tinggal di kawasan tanggul Barito, Mlatiharjo, Semarang Timur, komunitas mobil Chevrolet Estate Optra (CEO) Regional Jawa Tengah...