33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Atasi Rob, Pemkab Gelontor Rp 611 M

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemkab Pekalongan dianggap masih parsial dalam menanggulangi rob. Hal tersebut mencuat dalam rapat paripurna dengan agenda pandangan Fraksi DPRD Kabupaten Pekalongan, kemarin.

Menurut  Ketua Fraksi PDI Perjuangan Moh Nurkholis, dampak rob sudah dirasakan lama oleh masyarakat pesisir, namun hingga kini belum ada penyelesaian yang maksimal. Bahkan setiap tahun banjir kian membesar.

“Akses masyarakat korban rob dalam hal mendapatkan program-program dari Pemkab Pekalongan, masih sangat rendah. Kepesertaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di kawasan masyarakat terdampak rob juga masih rendah. Ini menunjukkan ketidakadilan,” ungkap Moh Nurkholis.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, menjelaskan bahwa untuk penanganan rob, pemerintah telah mengalokasikan anggaran dari tahun 2017-2018 sebesar Rp 611,7 miliar, yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan sosial ekonomi.

“Pada tahun 2017 untuk pembangunan tanggul melintang dan penataan sungai sebesar Rp 517 miliar, PLPBK Rp 1 miliar, dan tahun 2018 PLPBK sebesar Rp 11 miliar, ini menunjukan bahwa pemkab sangat serius dalam menangani bencana banjir rob,” tegas bupati.

Asip juga menjelaskan, untuk peningkatan sosial ekonomi di lokasi bencana banjir rob, lewat APBD 2017, pemkab telah melakukan peninggian lantai TPI Jambean sebesar Rp 600 juta, memberikan bantuan bibit bandeng Rp 40 juta, pengembangan padi tahan air asin seluas 18 hektare sebesar Rp 111 juta, dan pembebasan pajak PBB sebesar Rp 129 juta untuk 5.617 objek pajak yang terkena rob.

Menurutnya tahun 2018, peninggian TPI Wonokerto juga dianggarkan sebesar Rp 362 juta, pengembangan padi tahan air seluas 25 hektare sebesar Rp 120 juta, dan pembebasan pajak PBB sebesar Rp 313,7 juta untuk 10.756 obyek pajak.

“Semua kami lakukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Pekalongan, disamping mengatasi bencana banjirnya, dari sisi sosial ekonomi juga kita perhatikan,” tegas bupati. (thd/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lebih Dekat dengan Komunitas Sepeda Biscuit Semarang

Komunitas Sepeda Biscuit Kota Semarang tidak hanya wadah bagi pecinta sepeda. Tetapi memadukan antara hobi bersepeda, jalan-jalan dan juga wisata kuliner. MIFTAHUL A’LA BERSEPEDA saat ini...

Pemkot Buka 17 Pasar Murah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan harga kebutuhan bahan pokok hingga pertengahan Ramadan atau menuju Lebaran 2018, cenderung dalam kondisi stabil. Berdasarkan hasil...

Jangan Main-Main dengan Rekanan

SEMARANG - Pasca dilantik menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminuddin langsung menggelar rapat konsolidasi. Salah satu yang ditekankan yakni tidak...

Angin Nuklir

Maafkan, saya lagi di sini. Di Kabupaten Somerset. Yang jadi pusat nuklir Inggris --untuk pembangkit listriknya. Saya hanya bisa berdoa untuk keadaan di dalam negeri....

Inspirasi dari Wastafel Mampet, Klaim Lebih Efisien

RADARSEMARANG.COM - Tak sengaja melihat orang membersihkan wastafel, Niah Inka Safitri dan timnya dari SMK Negeri 2 Semarang justru menemukan ide menciptakan kompor berbahan...

Kesadaran Mengurus Akta Kematian Masih Rendah

MAGELANG – Pelaporan peristiwa kematian penduduk masih dianggap ringan oleh sebagian masyarakat Kota Magelang. Padahal Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 perubahan atas UU...