33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Genjot Perluasan Cakupan JKN-KIS

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Juliansyah optimistis dapat mencapai target cakupan kepesertaan program tersebut meski tinggal beberapa bulan saja. Saat ini di Kabupaten Klaten dari 1,3 Juta penduduk sudah 83 persen merupakan peserta JKN-KIS. Ini capaian bagus bagi Klaten karena sekitar Rp 1 juta pendudukan sudah masuk dalam program jaminan kesehatan.

“Kami yakin dengan waktu tersisa ini bisa menuntasakan untuk kepesertaannya,” jelas Juliansyah, sesuai memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Klaten, Kamis (5/7).

Ia mengatakan, berbagai upaya akan dilakukannya dalam memperluas cakupan kepesertaan program JKN-KIS di Kabupaten Klaten. Salah satunya dengan melakukan kerja sama dengan Pemkab Klaten melalui sejumlah instansinya. Baik dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos dan P3AKB) Klaten.

Ia menilai, masyarakat yang belum ikut dalam kepesertaan program JKN-KIS didominasi mereka yang kurang mampu. Maka itu dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak agar masyarakat didorong bisa mendaftarkan diri. Mengingat program JKN-KIS bersifat wajib dan bermanfaat sehingga seluruh masyarakat harus ikut serta.

“Dalam waktu dekat ini kita akan membuat surat edaran berupa instruksi kepada bupati agar dapat ikut serta memperluas kepesertaan JKN-KIS. Saat ini sedang dalam proses karena kami yakin setelah instruksi itu keluar cakupan kepesertaan bisa diselesaikan,” jelasnya.

Cakupan kepesertaan JKN-KIS yang mencapai 83 persen menempatkan kabupaten bersinar berada di posisi lima di Jawa Tengah. Menurutnya, capaian tersebut sebagai prestasi sendiri dengan jumlah penduduknya 1,3 Juta. (sct)

(rs/ren/fer/JPR)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kiking dan Mukidi, Difabel yang Cemerlang di Workshop Fotografi Unicef

KEDUANYA bisu dan tuli. Juga, kehilangan orang tua dan tinggal di liponsos. Mereka pun tidak berbekal kamera canggih untuk berlatih. Namun, bakat yang diiringi usaha...

FKGNI Nilai Ada Manuver Politik

UNGARAN – Kemelut di internal DPC PKB Kabupaten Semarang hingga kini belum juga usai. Ketua Forum Komunikasi Generasi Nahdlatul Ulama (FKGNU) Kabupaten Semarang Abdul...

78 Warga Kebonharjo Diusir dari Rusunawa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sedikitnya 78 kepala keluarga (KK) Kebonharjo, Semarang Utara diusir dari Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kudu, Genuk. Mereka dipaksa keluar oleh pengelola rusunawa...

Bikin Ketagihan

AWALNYA Ade Fitri Ayu tak tertarik nonton sepak bola. Bahkan dara kelahiran Semarang, 13 Februari 1997 mengaku sempat takut datang ke stadion yang mayoritas...

Tanggul Jebol, Banjir Bandang

SEMARANG-Banjir bandang kembali terjadi di Kota Semarang. Kali ini, menimpa Perumahan Klaster Dinar Indah RT 6 RW 26, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang. Sedikitnya ada 31...

Kinerja Lima SKPD Diapresiasi

UNGARAN – Kinerja lima satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Semarang dinilai memiliki unsur inovasi. Kondisi itu menjadikan kinerja  lima SKPD tersebut menjadi efektif...