33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Dorong IKM Perluas Akses Pasar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kementerian Perindustrian RI menargetkan sebanyak 4.000 pelaku usaha skala industri kecil dan menengah (IKM) menjadi peserta e-Smart IKM. Dari jumlah tersebut, diharapkan ada 12 ribu produk yang dipromosikan melalui e-commerce.

Hal ini disampaikan oleh Direktur IKM LMEA Kementerian Perindustrian, Endang Suwartini saat membuka Workshop e-Smart dengan jumlah peserta sebanyak 50 UKM dari berbagai sektor mulai dari logam, mesin, elektronika hingga alat angkut.

Endang mengatakan, program e-Smart IKM yang diluncurkan sejak 27 Januari 2017 ini tercatat telah menggaet 2.630 peserta dan membukukan nilai transaksi online hingga Rp 600 juta. Menurut Endang, sudah saatnya produk IKM dikenal masyarakat melalui e-commerce.

“Pesertanya ini adalah pelaku industry. Jadi produknya dijamin produk lokal. Mereka akan mendapatkan keuntungan karena pelatihan ini bermanfaat untuk pengembangan usaha,” jelasnya di All Stay Hotel Semarang, Rabu (4/7).

Ia mengatakan, pelatihan yang dilakukan ini memang menyasar produk lokal karena tujuannya meningkatkan pangsa produk lokal. Dalam workshop, materi yang diberikan antara lain strategi pemasaran, pembukuan hingga pengembangan produk.

Endang menuturkan, menjadi IKM di zaman sekarang harus update dengan teknologi. Apalagi pemberdayaan IKM melalui teknologi digital merupakan salah satu prioritas dalam peta jalan Indonesia menuju era industri ke-4. Kata Endang, dengan keikutsertaan pelaku IKM dalam e-Smart akan memudahkan pembinaan yang dilakukan pemerintah. “Kan ada pendataan dan cluster usaha. Kebutuhan apa, solusinya bagaimana, mesin yang apa, akan teridentifikasi sehingga masalah usaha tertanggulangi,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Arif Sambodo menambahkan, pemerintah mencoba membuka ruang promosi untuk pelaku usaha. Harapannya, satu dari persoalan industri, yakni pemasaran, bisa teratasi. “Persoalan lain adalah modal, skill dan ketersediaan tenaga kerja, proses produksi, dan pasar atau pemasaran,” paparnya.

Meski demikian, Arif menilai masalah pengembangan industri kecil saat ini sudah teratasi. Ia mencontohkan, adanya pinjaman lunak dan CSR perusahaan untuk masalah permodalan. Sedangkan masalah tenaga kerja, banyak pelatihan dan produksi, ada mesin tepat guna. “Terpenting adalah hasil produksi dari IKM ini memenuhi standarisasi. Kami terus melakukan pendampingan, setidaknya setiap tahun ada lima yang mengurus SNI,” paparnya. (tsa/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Suka Travelling dan Hunting Foto

RADARSEMARANG.COM - BAGI Nova Verina, travelling dan hunting foto adalah satu kesatuan. Setiap kali travelling di sela-sela libur kuliah, dara yang akrab disapa Nova...

Pemerintah dan Ulama Harus Bersinergi

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Sinergitas pemimpin daerah dengan para ulama harus tetap dijaga. Tujuannya untuk menjaga dan membangun daerah. Sehingga bisa tercipta daerah yang kondusif,...

Sedan Vios Hajar 8 Motor, 1 Tewas, 5 Luka

SEMARANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kawi Raya, Kelurahan Wonotingal, Candisari, tepatnya di depan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) St Elisabeth Semarang....

Hari Ini Pemain PSIS Harus Komplet

SEMARANG – Setelah libur panjang Lebaran, hari ini semua pemain PSIS dijadwalkan sudah harus berada di Semarang. Safrudin Tahar dkk akan kembali menjalani latihan...

Hari Ini, Nasib Pabrik Semen Ditentukan

SEMARANG - Sesuai tenggang waktu penerbitan surat izin lingkungan pabrik PT Semen Indonesia (SI) di Kabupaten Rembang, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo harus mengambil sikap...

Renovasi Stadion Citarum

RADARSEMARANG.COM - Pekerja memasang kursi lipat permanen di Stadion Citarum Kota Semarang, Kamis (28/12). Kursi lipat permanen dipasang untuk memanjakan penonton pertandingan. Proyek pengerjaan...