Beranda Jateng Batang Tiga Desa Dukung Investasi Peternakan Sapi

Tiga Desa Dukung Investasi Peternakan Sapi

Others

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Ratusan warga perwakilan dari tiga desa yang ada di kecamatan Kandeman dan Tulis, yakni Desa Tulis, Wonokerso dan Bakalan, menyatakan dukungannya terhadap rencana investasi kandang Sapi milik PT Kejora Pelita Semesta.

Hal ini terungkap saat kegiatan sosialisasi rencana pendirian pengembangan usaha atau kegiatan peternakan pembibitan sapi, Senin (2/7) siang. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Batang dan sejumlah OPD terkait, serta Dinas Perkebunan Provinsi dan ratusan perwakilan warga dari 3 desa.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Batang, Nasikhin menegaskan, investasi yang akan datang di kabupaten batang  banyak sekali, termasuk investasi pembibitan kandang sapi, garmen dan sebagainya.

“Saat ini RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah)  masih dalam proses. Jika nanti sudah selesai, maka lapangan kerja untuk masyarakat kabupaten Batang akan semakin luas dan perekomomian jadi menggeliat,” katanya.

Ditambahkan Nasikhin, investasi tidak boleh melanggar aturan tata ruang. Investasi pembibitan sapi ini akan berdiri dilokasi milik dinas perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Jika perijinannya sudah lolos semua, diharapkan masyarakat bisa memberikan dukungan.

“Harapannya, dari kegiatan sosialisasi ini ada kesepahaman dan kesepakatan untuk kebaikan bersama. Investasi ini penting untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya untuk warga Desa Tulis dan sekitarnya,” imbuhnya.

Rencananya, peternakan pembibitan sapi ini akan didirikan dilahan Wonorejo Desa Tulis milik Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah seluas kurang lebih 12 hektare.

Perwakilan Manajemen PT Kejora Pelita Semesta, Leo Wahyudi menjelaskan, lahan sebelumnya merupakan lahan ilalang. Dari 11,8 hektare lahan tersebut akan digunakan untuk kandang hanya 2 hektare, selebihnya untuk tanaman pakan ternak. “Ini baru tahap awal, semoga kedepannya bisa ada pengembangan. Untuk awal, kami akan mendatangkan 1000 ekor sapi indukan, dengan jenis simental atau bangsa Bos Taurus,” paparnya.

Sementara, terkait limbah yang dikhawatirkan oleh warga, pihak PT. Kejora menjamin tidak akan berdampak kepada masyarakat.”Kita bergerak di bidang peternakan dengan teknologi, sehingga kami bisa mengelola limbah secara profesional. Sehingga, jangan khawatir terkait limbah. Kedepannya kami bisa berintegrasi dengan masyarakat untuk mengelola, sehingga bisa menjadi pupuk dan menghasilkan,” tegasnya

Selain penanganan limbah, pihak PT. Kejora juga menjamin akan ada keuntungan untuk masyarakat sekitar. Pasalnya, dilokasi sebelumnya, yakni di desa Kandeman, perusahaan bisa melibatkan 124 warga lokal untuk mengelola 700 ekor sapi, mulai dari yang bertugas di kandang hingga yang bertugas menanam rumput. (han/bas)

Stay Connected

12,286FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News