33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Banyak UMKM Belum Terdaftar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masih banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum mendaftarkan diri ke sistem pendataan pemerintah. Tidak terdatanya pelaku UMKM ini membuat pemerintah kesulitan dalam membantu mengembangkan usaha mereka.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang Litani Satyawati mengatakan, dari ribuan UMKM yang ada di Semarang, masih ada yang belum mendaftarkan diri karena memang sistemnya dilakukan dengan suka rela. Padahal, dengan mendaftarkan diri, pelaku UMKM bisa mendapatkan fasilitas dari Pemerintah Kota Semarang, seperti pelatihan sesuai bidang usaha hingga penyaluran bantuan modal dari sejumlah pihak.  “Sebenarnya, gunanya izin adalah untuk mendapatkan data-data mereka, sehingga pemerintah bisa melakukan mapping dan membantu sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Litani.

“Sayangnya, hampir sama seperti pemerintah mewajibkan untuk memiliki KTP, ada saja yang nggak mau ngurus. Atau baru ngurus ketika ia membutuhkan,” tandasnya.

Litani mengatakan, sebenarnya pemerintah sudah all out mendorong kemajuan UMKM yang ada di Semarang. Pendataan ini, merupakan salah satu cara pemerintah, untuk memberdayakan UMKM.

“Kami berharap geliat ekonomi bertumbuh dari mereka. Karena perekonomian stabil diantaranya juga dari mereka. Karena ini yang menyeimbangkan. Ekonomi kita berputar diantaranya juga karena peran merka-mereka. Makanya kita memberikan sentuhan,”  ujarnya.

Litani menambahkan, sebenarnya tidak sulit untuk mendaftarkan diri. Sebab, pemerintah telah meiliki kebijakan I-Jus Melon atau Izin Usaha Mikro melalui Online. “Diharapkan semua memberitahukan keberadaannya melalui aplikasi, sehingga semua datanya tercatat,” ajaknya.

Sebagai pelaku UMKM di Semarang Rina Sunarya sangat mengapresiasi dorongan pemkot dalam memajukan UMKM di Semarang. Salah satu yang dirasakan olehnya adalah sering diadakannya ekspo bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya. ”Saat Hari Jadi Kota Semarang, Dinas Koperasi mengadakan acara dan memberi kesempatan kepada kami untuk memperkenalkan produk,” ujar Rina yang menjalani usaha membuat boneka hand made ini.

Sayangnya, Rina menjadi satu dari beberapa pelaku UMKM yang belum mengetahui keberadaan kebijakan I-Jus Melon pemerintah. “Saya belum tahu. Tapi kalau izin, saya sudah melakukan , melalui RT, RW, kelurahan, kecamatan, dan prosesnya cepat,” ujarnya. (sga/zal)

Berita sebelumyaSKTM Wajib Diverifikasi
Berita berikutnyaJumlah Pedagang Membengkak

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Empat Penjudi Ceki Diringkus

PURWOREJO—Empat pelaku judi kartu ceki ditangkap petugas Polsek Kutuarjo. Keempatnya digerebek ketika asyik berjudi di rumah salah satu pelaku di Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo,...

Ganjar Minta Gaji Perawat Honorer Minimal UMK

SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan gaji perawat honorer seharusnya tidak lebih kecil dari upah minimal kabupaten/kota (UMK). Dengan jumlah perawat honorer tiap...

Trail Viar Makin Diminati

SEMARANG – Produk motor trail Viar yakni Cross X, semakin diminati masyarakat Indonesia. PT Triangle Motorindo, produsen sepeda motor merek Viar, terus mengembangkan produknya....

Sasar Segmen New Entry Sport

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Segmen pasar motor sport digarap serius oleh Honda. Kali ini Honda meluncurkan All New Honda CB 150 Verza yang lebih menyasar...

Dicari Hingga Laut Selatan

MUNGKID - Tim gabungan masih terus mencari satu dari tiga korban kegiatan tubing yang hilang di Kali Elo Tegalrejo Kabupaten Magelang. Di hari keempat,...

Direktur RSUD Muntilan Raih Avanza

MAGELANG- Bank Jateng Cabang Magelang, secara resmi telah menyerahkan berbagai hadiah undian gratis Tabungan Bima periode I tahun 2017-2018. Hadiah diserahkan oleh Pemimpin Bank...