33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Wisatawan Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memberikan peringatan kepada para nelayan dan wisatawan di Danau Rawapening. Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan peringatan tersebut mengingat saat ini kondisi cuaca yang didominasi dengan hujan.

“Ini sebenarnya sudah masuk musim kemarau, beberapa waktu lalu sempat panas. Tetapi kembali lagi ada hujan, situasinya hampir sama ketika 2017 yang didominasi hujan sepanjang tahun,” kata Heru, Rabu (27/6).

Seperti diketahui, saat ini masih masuk dalam libur sekolah. Sehingga volume wisatawan di Rawapening dipastikan meningkat. Namun karena kondisi cuaca yang sudah didominasi dengan hujan tersebut peringatan dini kepada wisatawan dikeluarkan supaya lebih berhati-hati.

Dikatakan Heru, peringatan tersebut juga sudah disebarkan ke masing-masing camat di 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. “Selain Rawapening, wilayah lain yang rawan longsor, warganya kita minta juga untuk berhati-hati,” katanya.

Terkait dengan aktivitas perahu motor wisata maupun sampan tradisional di Danau Rawapening, Heru menegaskan, semestinya perlu ada aturan dan larangan baku di sana. Yang salah satunya mewajibkan seluruh penumpang untuk memakai rompi pelampung ketika hendak menuju ke tengah danau.

Disamping itu, perlu juga ada larangan memancing serta beraktivitas di Rawapening ketika cuaca mulai mendung atau mulai turun hujan. “Sejauh ini pelampung hanya sebagai pelengkap saja,” ujarnya.

Kondisi itu menandakan jika kesadaran akan keselamatan masih sangat minim. “Kesadaran memakai rompi pelampung perlu ditingkatkan untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Peringatan yang dikeluarkan oleh BPBD Kabupaten tersebut juga sangat beralasan. Pasalnya, tahun sebelumnya apabila ada angin kencang di Rawapening yang terjadi adalah jalur perahu menjadi tertutup enceng gondok dan tanaman ganggang.

Sementara itu di wilayah lain Kabupaten Semarang tercatat beberapa kecamatan dan desa/kelurahan rawan bencana tanah longsor pascaterjadi hujan. Diantaranya, Desa Wirogomo serta Desa Sepakung Banyubiru, Kecamatan Sumowono, dan sebagian wilayah di Kecamatan Ungaran Timur.“Biasanya perubahan cuaca seperti ini, ada potensi terjadi angin kencang. Maka pohon yang rimbun, kalau bisa ditebang atau minimal dilakukan perabasan,” katanya. (ewb/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Memaknai Filosofi Hidup, Tumbuhkan Jiwa Bermasyarakat

DI ATAS permukaan bumi ini, kita mengenal adanya berbagai ciptaan Sang Pencipta. Dari berjuta jenis benda yang bisa kita kenali. Maka dapat kita kelompokkan,...

PBP Jadi Pengungkit Ekonomi

PEKALONGAN–Pekan Batik Pekalongan (PBP) 2017 Kota Pekalongan yang diharapkan menjadi pengungkit ekonomi rakyat, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Menteri Koperasi (Menkop) UKM, Agus Muharram,...

Libur Natal, Wisatawan Lawang Sewu Tembus 19 Ribu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Liburan Natal dan Tahun Baru 2018 membuat sejumlah tempat wisata di Kota Semarang membludak. Salah satunya adalah Lawang Sewu. Bangunan bersejarah...

Rem Blong, Truk Masuk Jurang

BATANG - Diduga akibat rem blong, truk tronton yang sarat muatan kertas rol masuk jurang di jalur pantura Alas Roban, Gringsing, Kabupaten Batang. Kondisi...

Hendi Berpeluang Jadi Cawagub PDIP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri, Kamis (4/12) besok, kabarnya akan mengumumkan nama pasangan calon (paslon) yang bakal...

Nadine Patroli Sampah di Simpang Lima

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata, Minggu (25/2) pagi, melakukan patroli dan bersih sampah di lapangan Simpang Lima Semarang. Dalam aksinya, artis yang...