Ganjar Yasin Menang, Tapi Golput Capai 43 Persen

  • Bagikan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pasangan Ganjar-Yasin berhasil memenangi pertarungan Pilgub hampir di semua kecamatan di Kabupaten Demak. Dari 14 kecamatan, Ganjar-Yasin kuasai 13 kecamatan. Sedangkan, paslon Sudirman Said-Ida Fauziyah unggul tipis di Kecamatan Kebonagung. Yaitu, Ganjar-Yasin meraih 7.462 suara dan Sudirman-Ida memperoleh 7.832 suara.

Berdasarakan data yang dilansir Pemkab Demak, dari jumlah DPT di Kabupaten Demak sebanyak 846.714, paslon Ganjar Yasin berhasil meraup 267.938 suara (32 persen). Sedangkan, paslon Sudirman-Ida meraih 206.662 suara (24 persen). Surat suara rusak total ada 11.864 suara (1 persen) dan golput atau tidak menggunakan hak pilih sebanyak 360.250 pemilih (43 persen).

Karena itu, data juga menyebutkan, jumlah pemilih yang hadir mencapai 486.464 pemilih. Dengan rincian suara sah sebanyak 474.600 dan suara tidak sah 11.864. Persentase pemilih total 57 persen dan golput 43 persen. Dalam pantauan koran ini, sejak pagi warga atau pemilih telah mendatangi tempat pemungutan suara (TPS).

Bupati Demak HM Natsir misalnya, mendatangi TPS 06 di Kampung Domenggalan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota sekitar pukul 07.30. Yang bersangkutan mendapatkan kesempatan pertama untuk menggunakan hak pilihnya bersama istri. “Saya datang lebih awal karena akan melakukan pemantauan di lapangan. Untuk pilgub ini, Pemkab Demak sudah mensosialisasikan ke masyarakat. Siapapun yang terpilih, masyarakat berharap bisa memajukan daerah termasuk di Demak. Dengan demikian, masyarakat bisa hidup sejahtera,” ujarnya.

Di TPS 06 tempat Bupati HM Natsir mencoblos, paslon Ganjar Yasin dapat 170 suara dan paslon Sudirman-Ida meraup 133 suara. Yang menarik, di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen yang dikenal sebagai basis PKB, Ganjar-Yasin berhasil unggul dengan 1.985 suara. Sedangkan, Sudirman-Ida meraih 1.475 suara. Adapun total DPT ada 5.945 suara. Suara sah 3.460 dan suara tidak sah 81.

Dari 12 TPS yang ada di Desa Banyumeneng ini, paslon Sudirman-Ida hanya unggul di TPS 7 dengan 131 suara dan Ganjar Yasin dengan 122 suara. TPS 7 ini dekat dengan Ponpes Girikusumo yang diasuh KH Munif Zuhri selaku Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng. Hal serupa terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung. Dari 2.339 suara, paslon Ganjar Yasin mendapatkan 1.369 suara dan Sudirman-Ida 904 suara. Bahkan, di TPS 2 tempat Ponpes Fathul Huda yang diasuh KH Zaenal Arifin Ma’shum, paslon Ganjar Yasin unggul 126 suara dan Sudirman-Ida meraih 101 suara.

Ketua DPC PKB Demak, Munhamir mengatakan, kemenangan Ganjar Yasin di Demak lebih dominan pada faktor figur Cawagub Taj Yasin dan bukan faktor partai. “Jadi, ini bukan faktor partai, tapi Demak merupakan basis NU lebih tertarik pada figur Gus Yasin karena putra dari Mbah Yai (KH) Maemun Zubair. Kami di PKB cabang sampai ranting sudah maksimal untuk memenangkan Surdiman-Ida, tapi realitas di lapangan suara NU terpecah. Ada yang ke Ganjar Yasin dan Sudirman-Ida. Itulah realitas politik bagi warga NU. Jadi, sama-sama berebut suara NU,” katanya.

Menanggapi kemenangan Ganjar Yasin di Kabupaten Demak ini, Ketua DPC PDIP Demak, Fahrudin Bisri Slamet mengatakan bahwa kemenangan yang diraih merupakan hasil kerja tim kampanye, utamanya dari partai pengusung, seperti PDIP, PPP, Golkar, Nasdem, Demokrat dan lainnya. “Selain itu, adalah hasil kerja Mas Ganjar selama 5 tahun ini untuk Jateng bisa dirasakan masyarakat, termasuk di Demak ini,” kata Slamet.

Menurutnya, tim kampanye juga banyak dibantu para alumni santri Sarang Rembang sehingga bisa saling mengisi selama kampanye. ”Faktor Gus Yasin termasuk salah satu pendongkrak suara Ganjar Yasin di Demak ini,” ujarnya. (hib/ida)

  • Bagikan