33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Pengembangan Pelabuhan Terkendala Izin

Kerjasama Pelindo III Terancam Batal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mengalami kendala dalam merealisasikan kerjasama dengan Pemkab Kendal dalam hal pengelolaan dan pengembangan Pelabuhan Niaga Kendal. Pasalnya, pihak Kesayahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Semarang belum berani memberikan izin lantaran belum ada surat keputusan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

Dengan belum adanya izin dari Kemenhub tersebut, praktis dana yang dijanjikan sebesar Rp 6 triliun dari PT Pelindo III untuk membangun pelabuhan jadi terkendala. Sehingga realisasi untuk pengerukan laut untuk dermaga dan pembangunan break water atau pemecah ombak menjadi terkendala.

Kepala Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat mengatakan jika pengerukan dan pembangunan break water, kantor pelabuhan serta pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk operasional pelabuhan niaga belum bisa terealisasi. “Pihak KSOP belum berani mengeluarkan izin sebelum ada surat keputusan dari Kemenhub,” katanya.

Namun untuk operasional pelabuhan, menurutnya tahun ini sudah bisa dioperasikan dengan sekala kecil atau minimalis.  Yakni untuk muatan kapal pengangkut barang untuk kapal tongkang dan sejenis. “Belum untuk pelabuhan sekelas internasional, secara tempat, fasilitas, sarana dan prasarana serta SDM belum memadai,” katanya, kemarin (26/6).

Untuk operasional pelabuhan niaga pun, pihak Pemkab Kendal belum bisa mengoperasionalkannya secara mandiri. Nantinya pengelolaan sepenuhnya akan dikelola oleh KSOP Semarang. “Pemkab bisa mengelola sendiri, tapi harus memiliki Badan Usaha Pelabuhan sendiri yang khusus untuk mengelola pelabuhan,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, Suharjo. Ia menambahkan jika pihaknya akan segera merapatkan dengan Bupati Kendal untuk membahas pengoperasian Pelabuhan Niaga Kendal. “Termasuk untuk kerjasama  dengan KSOP untuk share keuntungan jika pelabuhan dioperasionalkan,” tuturnya.

Menurutnya Suharjo, untuk Pemkab Kendal membuat Badan Usaha Pelabuhan sangat sulit. Selain harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai sebagai pengelola pelabuhan, juga harus didukung dengan SDM memiliki kualifaksi dan pengalaman dibidang pengelolaan pelabuhan.

Kepala KSOP Semarang, Ahmad Wahid membenarkan jika pihaknya belum bisa memberikan izin kepada Pelindo III untuk mengembangkan dan mengelola pelabuhan. “Sebab untuk pengelolaan pelabuhan harus ada izin dari Kemenhub,” katanya.

Sebelumnya, pada akhir tahun 2017 lalu Direktur Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra Kabupaten Kendal melakuka kerjasama dalam Pengembangan Pelabuhan Niaga Kendal dengan Pemkab Kendal. Dimana Pelindo akan menggelontorkan untuk pembangunan pelabuhan niaga sebesar Rp 6 triliun. 2018 ini akan digelontorkan Rp 3 triliun dan 2019 mendatang Rp 3 triliun.  (bud/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Telkomsel Hadirkan Gadget Terjangkau

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mendekati Hari Raya Idul FItri 1439H, Telkomsel menghadirkan Ramadhan Fair 2018 di Paragon Mall Semarang, 12 - 24 Juni. Telkomsel menghadirkan beberapa penawaran...

Kabupaten Magelang Percantik Wajah Kota

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID—Pemerintah Kabupaten Magelang terus mengupayakan keindahan tampilan wajah kota. Selain mengacu dari segi estetika, juga menonjolkan ciri khas Kabupaten Magelang. Bupati Magelang Zaenal Arifin...

Industri Perbankan Diprediksi Tumbuh Signifikan

SEMARANG–Tahun 2017 industri perbankan diprediksi akan tumbuh lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini tak lepas dari dukungan program tax amnesty untuk pembiayaan infrastruktur, pemulihan harga...

Desain Busana Raswadi Disukai Artis hingga Menteri

Siapa sangka, busana yang dikenakan para juri dalam acara konser D’Academy 4 yang ditayang televisi swasta nasional adalah rancangan busana karya Raswadi,42, warga Desa...

Polres Bantu 8 Ribu Liter Air Bersih

KENDAL—Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, selama tiga bulan terakhir ini mengalami kesulitan air bersih. Hal itu lantaran terjadinya kemarau panjang tahun ini. Untuk memenuhi...

Radius 10 Km dari Puncak Dikosongkan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID- Warga lereng Merapi diharapkan tidak berada di wilayah radius 10 kilometer dari puncak gunung yang saat berstatus waspada tersebut. Kepala desa juga...