33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Ada TPS Horor di Bergota dan TPS Piala Dunia di Bulu Lor

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilgub Jateng, Warga Berlomba Bikin TPS Unik

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

Pada pencoblosan Pilgub Jateng hari ini, bakal diwarnai tempat pemungutan suara (TPS) unik. Di TPS 7 Kampung Gunung Brintik RT 3 RW 7 Kelurahan Randusari, Semarang Selatan akan ada TPS horor. Sedangkan di TPS 7 Jalan Anggraeni Raya, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara, ada TPS yang dipenuhi poster peserta Piala Dunia 2018.

ADENNYAR WYCAKSONO

RADARSEMARANG.COM – PERSIAPAN yang dilakukan petugas Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) di TPS 7 Gunung Brintik RT 3 RW 7 Kelurahan Randusari ini bisa dibilang cukup ekstrim. Sebab, mereka mendirikan TPS di tengah kompleks pemakaman Bergota yang singup. Puluhan warga tampak sibuk menata kursi di Balai RW setempat yang letaknya berhimpitan dengan deretan batu nisan. Mereka juga menempatkan keranda jenazah lengkap dengan payung warna hijau di sudut ruangan TPS. Tentu saja, ini menambah kesan horor.

“Kami setting sebagai TPS dengan kesan horor, jadi ada keranda mayat beserta payungnya yang ditempatkan di tengah-tengah ruangan di balai RW,” kata Krisyanto, Ketua Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 7 kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menjelaskan, untuk menambah kesan horor, rencananya anggota PPS juga akan berdandan atribut setan, seperti pocong, gendruwo, kuntil anak, bahkan mak lampir untuk melengkapi keranda mayat yang pada siang kemarin sudah diambil dari tengah makam.

Dikatakan, di TPS 7 ada sebanyak 340 pemilih DPT yang terdiri atas empat RT yang ada di wilayah tersebut. “Kami setiap ada pemilu selalu memakai gedung ini, jadi tidak ada persiapan khusus,” ucapnya.

Krisyanto menjelaskan, suasana horor sengaka diciptakan agar  TPS tersebut menjadi TPS yang unik, dan bisa menjadi suatu identitas daerah. Apalagi lokasi tersebut merupakan pemakaman di tengah kota namun, juga ditempati warga untuk tinggal. “Dengan setting yang unik, harapannya tentu bisa meningkatkan partisipasi warga untuk memberikan hak suaranya dalam Pilgub Jateng ini. Selain itu, ini untuk mengilangkan kesan seram wilayah Bergota,” katanya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu kemarin sempat mengecek kesiapan logistik di TPS 7 Gunung Brintik tersebut. Ia mengapresiasi kreativitas warga dan anggota PPS setempat. “Saya dengar ada TPS unik di tengah kota tetapi di tengah pemakaman, ini tempat tertinggi di tengah Kota Semarang, dan saya sangat mengapreiasi atas kreativitas warganya,” ujarnya.

Mbak Ita –sapaan akrabnya– berharap dengan TPS unik itu, masyarakat semakin antusias datang menggunakan hak pilihnya. Ia juga telah meminta  lurah dan camat untuk ikut mensosialisasikan pencoblosan Pilgub Jateng 2018. Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya. Total DPT Kota Semarang sendiri mencapai 1.114.643 pemilih.  “Pilgub tahun lalu tingkat partisipasinya hanya 60 persen, kali ini kami menargetkan 75 persen masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Sementara itu, TPS unik juga dipersiapkan warga Jalan Anggraeni Raya, Bulu Lor, Semarang Utara. Mereka memasang sejumlah poster peserta Piala Dunia 2018 di TPS 7. Euforia Piala Dunia Rusia kental terasa. Ada yang menggantungkan bola,  dan ada pula warga yang menempelkan foto peserta Piala Dunia 2018.

Ketua KPPS setempat, Suroto, mengatakan, pendirian TPS unik ini dilakukan atas inisiatif warga RW 4  Kelurahan Bulu Lor. Apalagi saat ini tengah berlangsung perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia. “Pendirian TPS bertemakan Piala Dunia atas inisiatif Ketua RW dan disetujui oleh masing-masing RT dan warga. Untuk biaya atas swadaya warga,” ujarnya.

Menurut Suroto, pendirian TPS unik ini selain untuk menarik perhatian warga, juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilgub Jateng 2018. Tercatat, sebanyak 458 pemilih akan menggunakan hak suaranya di TPS Piala Dunia ini. (*/aro)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...