33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Pelayanan Disdukcapil Semrawut

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan warga yang mengurus surat kependudukan, Senin (25/6). Pasalnya, Disdukcapil yang saat ini menempati Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, tidak mempunyai ruang tunggu.

Akibatnya ratusan warga berdiri di depan meja petugas Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, parahnya lagi petugas tidak memperlakukan sistem antrean sesuai nomor urut. Sehingga sering terjadi rebutan pelayanan antara masyarakat dan petugas. Sebagian besar mengurus administrasi berupa pencetakan E-KTP, akta maupun Kartu Keluarga.

Darmaji,43, warga Kecamatan Kesesi, rencananya ingin mengurus E-KTP nya yang hilang, karena banyak warga yang antre tanpa tempat duduk, ia pun ‘balik kanan’.

Pihaknya berharap petugas menyediakan fasilitas ruang tunggu yang layak. “Saya tidak kuat berdiri lama, dulu masih di gedung lama ada ruang tunggunya,” ungkapnya.

Darmaji juga mengatakan Kantor Disdukcapi harusnya melakukan pelayanan sesuai dengan warga yang datang lebih awal. Sehingga pelayanan bisa dilakukan secara tertib. Tidak melakukan pelayanan secara acak.

“Terkadang yang membuat tidak tertib, petugas dari lebih mendahulukan titipan dari desa, padahal mereka datang terakhir. Harusnya dilayani berdasarkan antrean, dan yang belum dipanggil jangan datang ke meja petugas,” kata Darmaji.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Bambang Supriyadi menjelaskan bahwa bangunan lama Disdukcapil sedang direnovasi. Untuk pelayanan dan aktivitas sementara menggunakan sebagian gedung BLK.

Pemkab telah mengaggarkan dana sebesar Rp 4,8 miliar untuk pembangunan gedung baru Disdukcapil seluas 534 meter persegi di atas tanah 1.000 meter.

“Setelah pembangunan gedung baru selesai, dipastikan pelayanan akan lebih nyaman, karena dilengkapi beberapa fasilitas seperti ruang bermain untuk anak, ruang khusus ibu menyusi, dan beberapa ruang hiburan untuk warga yang menunggu pelayanan,” jelas Bambang. (thd/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penuhi Syarat PKL, Boleh Jualan di Sekolah

BATANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mempersilahkan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sekolah asal memenuhi syarat. Yakni, harus bisa menjaga kebersihan dan berjualan makanan...

WNA Beli Mercuri Ilegal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nekat membeli logam jenis Merkuri di Indonesia, warga negara asing asal Sudan, Awad Alla Khalfalla Mohamed Ahmed Farah bin Khalf Alla...

36 Motor Balap Liar Diamankan

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Maraknya balapan liar di kalangan anak muda menjadi perhatian Polres Kendal. Beberapa titik yang menjadi tempat balapan liar dirazia. Hasilnya, puluhan kendaraan bermotor...

Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN -  Dunia usaha yang tak homogen, dengan kemampuan finansial yang juga tidak memadai sering berimbas tak baik, terutama pada UMKM. Untuk itu,...

Operasi Cipkon Besar-besaran 11 September, Kadiv Humas Polri: Hoax!

JawaPos.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjadi sasaran penyebaran berita bohong. Mengatasnamakan dirinya, pesan berupa foto yang tersebar melalui...

Kecamatan Bisa Terbitkan Akta Kelahiran

UNGARAN–Pembuatan akta kelahiran dapat dilakukan di semua kecamatan di Kabupaten Semarang. Namun saat ini, masih tahap mempersiapkan kajian membentuk unit pelaksana teknis dinas (UPT)...