33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Hendi Kerja Keras Pastikan Milenial dapat Hak Pilih

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus bekerja keras agar seluruh masyarakat di Kota Semarang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang akan berlangsung pada Rabu (27/6) besok.

Selain terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, ia juga memastikan agar seluruh penduduk di Kota Semarang yang berada di atas 17 tahun telah melakukan rekam data KTP. Hal tersebut penting, sebab walaupun belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), setiap orang dapat menunjukkan KTP Elektronik atau surat keterangan dari Dispendukcapil Kota Semarang untuk menggunakan hak pilihnya.

“Kemarin menurut data coklit KPU Kota Semarang ada 15.481 warga yang belum rekam data KTP, jumlah tersebut kemudian kami verifikasi dengan jemput bola langsung ke masyarakat untuk melakukan rekam data,” tutur Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

“Dan saat ini dalam data kami masih ada 204 warga yang baru berumur 17 tahun pada 25, 26, 27 (Juni 2018) dan belum rekam data KTP, untuk itu kami datangi langsung semuanya untuk bisa segera lakukan perekaman,” tandasnya.

Selain itu, Hendi menuturkan, guna memaksimalkan pelayanan mendukung penyelenggaran Pilgub Jateng 2018, ia mengambil kebijakan untuk memperpanjang jam pelayanan Dispendukcapil Kota Semarang hingga pukul 19.00 setiap harinya. Tak hanya itu, Hendi juga membuka layanan online bagi warga melalui aplikasi WhatsApp (WA) di nomor 085-641-604-903.

“Jadi, bagi warga yang kurang mantap dengan surat keterangan (surket), bisa mengirimkan foto surketnya ke nomor WA tersebut untuk dapat dicek E-KTP-nya sudah jadi atau belum,” terang wali kota.

Pembukaan layanan melalui online tersebut sendiri merupakan cara Hendi untuk mendekatkan pelayanan kepada generasi millenial yang mana banyak di antaranya merupakan pemilih pemula saat Pilgub Jateng 2018 berlangsung.

“Kita semaksimal mungkin melakukan pendampingan serta melayani agar sedulur-sedulur milenial ini, yang baru pertama kali mencoblos tidak ragu menggunakan hak pilihnya,” tegas Hendi.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, meyakinkan para pemilih pemula untuk tidak ragu menggunakan hak pilihnya, walaupun namanya belum masuk dalam daftar pemilih tetap. “Bahkan yang umur 17 tahunnya pada saat hari pemungutan suara pun boleh mencoblos,” tegas Henry. “Tinggal menunjukkan KTP Elektronik atau Surat Keterangan dari Dispendukcapil Kota Semarang di TPS sesuai alamat pada perekaman data KTP,” yakinnya.

Di sisi lain, Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto, menuturkan, jika selain memperpanjang jam pelayanan, dirinya juga menyebar personel di seluruh kecamatan untuk melakukan pelayanan jemput bola.

“Hari ini rekan-rekan juga bergerak jemput bola mulai dari tingkat kecamatan sampai kelurahan untuk mengingatkan warga yang belum rekam, hal ini dilakukan guna mendukung KPU,” tegas Adi. “Dan Alhamdulillah berkat kerja keras semuanya, Kota Semarang bukanlah termasuk dari 24 kota/kabupaten di Jawa Tengah yang ada pemilih ganda atau invalid,” ucapnya penuh syukur. (*/zal)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peras Orang Pacaran, Diringkus

SALATIGA - Dua lelaki yang berinisial Wardiyanto, 28, warga Desa Berco Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dan Budi Prihanto, 27, warga Dusun Tempuran...

Jasad Mbah Zuhri Mengapung

DEMAK - Setelah hilang dan dicari secara intensif oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu Basarnas Jepara, dan warga, akhirnya jasad Mbah Zuhri,...

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

UNGARAN – Ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis dimusnahkan Polres Semarang. Pemusnahan dilakukan di Alun-alun Bung Karno (ABK) Kalirejo Ungaran, Senin (18/12). Kapolres...

Dorong UMKM dan Kesenian Warga

RADARSEMARANG.COM, TENGARAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Bener berkomitmen mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kesenian di wilayahnya. Pemdes berharap kedua potensi ini dapat...

Motor Vario Tampil Baru

SEMARANG – Penjualan motor jenis matic yang tinggi, membuat PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan inovasi berupa menyegarkan tampilan New Honda Vario eSP. Perbaruan...

Maksimalkan Teknologi Informasi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Sebanyak 86 pranata komputer dan calon pranata komputer di lingkungan Pemkot Salatiga mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Diklat yang diselenggarakan oleh...