33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Bupati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Bupati Kendal, Mirna Annisa memberikan bantuan bagi delapan kepala keluarga yang tertimpa bencana kebakaran pada malam takbiran atau malam sebelum perayaan Idul Fitri (14/6) lalu. Total bantuan yang diberikan sebesar Rp 27,2 juta.

Seperti diketahui, pada malam takbiran lalu sebanyak delapan rumah warga Dukuh Krikil, Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri terbakar. Lima rumah diantaranya ludes terbakar tak bersisa. Sedangkan tiga lainnya terbakar sebagian.

Bupati Mirna memberikan bantuan kepada para korban yang terkena musibah tersebut. Bersama Baznas, Bupati Mirna menyerahkan bantuan berupa material bangunan senilai Rp 5 Juta untuk rumah yang habis terbakar ludes. Dan bantuan material senilai Rp 1,5 Juta untuk rumah yang terbakar sebagian.

“Sengaja kami berikan tidak dalam bentuk uang, tapi berupa material bangunan. Tujuannya agar korban yang terkena musibah bisa segera membangun rumahnya kembali,” ujar Mirna.

Bantuan yang diberikan menurutnya memang tidak seberapa, ketimbang rumah dan barang berharga milik para korban yang sudah terbakar habis. Namun ia berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban para korban kebakaran.

Ia mengimbau agar semua warga masyarakat untuk senantiasa berhati-hati jika berhubungan dengan arus listrik. Terutama untuk menyambung kabel atau lainnya. Sebab jika tidak sesuai standar, dapat dengan mudah mengelupas dan lepas. “Sehingga dapat memicu terjadinya korsleting yang menjadi penyebab kebakaran,” katanya.

Mirna menyarankan untuk menyerahkan masalah instalasi listrik kepada ahlinya. Sehingga ditangani sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Sehingga terjadinya korsleting arus pendek, bisa diminimalisir.

Kami juga sarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap insatalasi listrik. “Bagaimanapun ini semua musibah dan kita tidak bisa mengindarinya. Kami berusaha untuk bisa membantu agar meringankan beban para korban,” lanjutnya.

Ketua Baznas Kabupaten kendal KH Ubaidilah menjelaskan bantuan diberikan untuk rumah yang terbakar habis adalah rumah milik Satini, 80, Sumini, 60, Kasri, 60 dan Sutarno, 58 masing-masing senilai Rp 5 Juta.

Sedangkan rumah terdampak diantaranya milik Wakhid, 36, Kebro Daryumi, 30 dan Sanuri, 38 masing-masing bantuan yang diberikan senilai Rp 1,5 Juta.  Selain bantuan materlail, juga bantuan peralatan pertukangan senilai Rp 2,7 juta.

“Total bantuan yang diberikan baznas Kendal sebesar Rp 27,2 Juta berupa material bangunan dan juga peralatan pertukangan. Harapannya semoga bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban kebakaran,” ujar Ubaidilah.  (bud/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tiap Jumat, Gratiskan Laundry Mukena

Menjalankan bisnis laundry, bukan pekerjaan yang mudah, karena membutuhkan kedisiplinan dan kesabaran yang tinggi dalam melakoninya. Namun hal itu tidak serta-merta menyurutkan keinginan Rita...

Kembangkan Pusat Unggulan Inovasi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Institut Pertanian Stiper (Instiper) Jogjakarta diminta untuk mewujudkan pusat unggulan inovasi dibidang pertanian. Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenristekdikti,...

Kepesertaan JKN-KIS Rendah

JOGJAKARTA - Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – (Kartu Indonesia Sehat (KIS) masih rendah. Program JKN-KIS yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS)...

Jual Menu Berbuka, Diselingi Hiburan, Pengajian, Talkshow

Tren peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan menjadi kesempatan emas bagi pedagang musiman. Seperti tampak di halaman Masjid Al Manshur Wonosobo. Tua, muda, menjajakan menu...

Tim KKN UPGRIS Ajari Warga Tuntang Bisnis Online

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Guna menumbuhkan rasa kemandirian pada ibu rumah tangga, tim KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membuat pelatihan bisnis toko online di Desa...