33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Banyak Ditemukan Kandungan Zat Berbahaya

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Keamanan pangan di Semarang perlu mendapatkan perhatian. Pasalnya, masih ditemukan sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks dan zat pewarna rhodamin B.

Sejumlah makanan mengandung bahan berbahaya masih ditemukan di pasar tradisional, pasar modern, bahkan pada sejumlah kantin sekolah di Semarang.

Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Evi Ratnaningrum, mengatakan, dari hasil uji sederhana, beberapa jajanan di sekolah masih mengandung bahan yang seharusnya tidak digunakan pada makanan.

“Beberapa minuman. Selain kandungan materialnya, dari penyajiannya pun kita lihat tidak higienis. Untuk penyajian ini, memang butuh kerjasama dengan Dinas Pendidikan dalam menyediakan sarana prasarananya. Kita baru berusaha menyatukan persepsi dan kepentingan,” ujarnya.

Tidak hanya pada makanan cepat saji, masyarakat juga perlu mewaspadai pangan segar seperti buah-buahan. Pasalnya, banyak ditemukan buah-buahan segar yang menggunakan bahan berbahaya sebagai pengawetnya.

”Hal hal seperti ini yang tidak disadari masyarakat.  Banyak yang beranggapan semakin lama usia makanan semakin baik. Padahal yang seperti ini justru perlu dicurigai kan?,” ujarnya mempertanyakan.

Untuk produk pangan seperti ini, ia ceritakan, masih dijumpai di sejumlah toko-toko di Semarang. Ironisnya, pada beberapa produk ada pula yang tidak mencantumkan keterangan sebagaimana yang seharusnya dilakukan.”Beberapa ada yang dalam mencantumkan informasi kepada konsumen itu kurang jelas. Label yang belum memenuhi standar. Ini terus kita sosialisasikan,” tandasnya.

”Termasuk menggunkan satu izin PIRT yang digunakan untuk sejumlah produk,” imbuhnya.

Evi menegaskan, persoalan keamanan pangan berkaitan dengan kualitas pangan. Keamanan pangan memiliki dampak luar biasa, utamanya pada segi kesehatan. Dengan pangan yang aman, ia berharap kesehatan warga kota Semarang dapat terjamin.

”Kita baru menyusun Perda. Kita buat naskah akademiknya Semoga secepatnya nanti keluar perda di Kota Semarang mengenai keamanan pangan. Perda yang mengatur dari hulu sampai hilir karena masalah ini memang melibatkan banyak pihak,” tuturnya. (sga/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bangun KUB, Permudah Perajin Mengakses Perbankan

PROGAM Sonjo Deso atau berkunjung dan bermalam di desa terpencil, kembali dilakukan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Rabu (27/9) kemarin. Kali ini, Bupati Asip selalu mengajak beberapa pimpinan Organisasi...

Unsiq Jalin Kerjasama dengan Thailand

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Universitas Sains Al-Quran (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo menjalin kerjasama dengan Universitas Rajamangala University Technology Krungthep Thailand. Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan...

Hendi Terusik dengan Keberadaan PKL Kumuh

SEMARANG-  Aktifitas jalan sehat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (3/11) pagi, terusik oleh keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjejer di sekitar wilayah...

SMA TN Juara Economic Competition

SALATIGA - Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar kompetisi bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah...

Semula Tuntutan Tugas, Kini Jadi Pendakwah

ATAS kehendak Tuhan YME, cita-cita Mayor Infanteri Syarif Hidayat SAg, MPdi menjadi seorang tentara dan pendakwah, benar-benar diwujudkan. Bahkan, bakatnya menjadi pendakwah sudah muncul...

Ternyata Jadi Guru Itu Berat Tapi Menyenangkan

RADARSEMARANG.COM - GURU adalah sumber pendidikan sebesar dan sebanyak apapun buku yang saat ini bisa ditemukan. Hanya dengan buku tidak akan cukup mengembangkan pendidikan...